Foto: Penandatanganan Kerja Sama Pembangunan SPAM Regional Gorontalo Raya antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Gorontalo di Jakarta, 14 Mei lalu.

Kementerian PUPR Dukung Pembangunan SPAM Regional Gorontalo Raya

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam pembangunan SPAM Regional Gorontalo Raya di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Penandatanganan dilakukan antara lain oleh Dirjen SDA Hari Suprayogi, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim,  Direktur Pengembangan SPAM Agus Ahyar, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Adenan Rasyid, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, dan Wali Kota Gorontalo Marten Taha.

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahum memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan SPAM Regional Gorontalo Raya, sehingga di masa mendatang seluruh rakyat di Provinsi Gorontalo dapat memperoleh layanan air bersih yang langsung ke setiap rumah.

“Pengelolaan SPAM Regional Gorontalo Raya membutuhkan 2.200 liter/detik, salah satu sumber bahan baku air nya diharapkan dapat diperoleh dari Bendungan Bulango Ulu,” katanya.

Pembangunan Bendungan Bulango Ulu saat ini masih berlangsung, dan pada saatnya dapat menampung 117 juta meter kubik. Bahan air baku dari bendungan itu akan dimanfaatkan untuk lahan irigasi seluas 4.200 ha dan untuk air baku yang sudah dibahas dengan Komisi Keamanan Bendung sebelumnya yakni 1.160 meter kubik/detik.

Menurut Wagub Gorontalo, tingkat cakupan air minum Provinsi Gorontalo saat ini bau mencapai 79,20 persen, dan dengan adanya pembangunan SPAM Regional Gorontalo Raya, maka target pembangunan nasional bidang air minum yang berkelanjutan pada tahun 2030 diharapkan dapat dipercepat.

“Kami optimisitis target 100 persen akses air minum di Gorontalo dapat lebih cepat dicapai. Kami bahkan yakin dalam empat tahun mendatang, cakupan layanan air minum di Gorontalo bisa mencapai 90 persen,” katanya.

Ia menambahkan bahwa biaya untuk pembangunan SPAM Regional Gorontalo Raya dipastikan sangat besar, karena itu, apabila mengandalkan biaya dari APBD Provinsi Gorontalo sangat tidak mungkin.

Karena itu Wagub Gorontalo mengucapkan terima kasih kepada tiga kabupaten/kota yang mendukung pembangunan SPAM Regional Gorontalo Raya, yaitu Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Kota Gorontalo, dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

“Kami juga mengharapkan di masa datang, tiga daerah lain akan menyusul dan bergabung untuk bersama-sama mendukung pembangunan SPAM Regional Gorontalo Raya, yaitu Kabupaten Gorontalo Utara, Boalemo dan Pohuwato,” kata Wagub Gorontalo. (pspam/yss)

Print Berita