Foto: Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, sedang mencoba kran umum dari Program Pamsimas TA 2018 di kabupaten itu seusai meresmikan Program Pamsimas di Desa Desa Bassiang dan Desa Bassiang Timur, Kecamatan Ponrang Selatan, Selasa (29/01/2019).

Dinas PUPR Kabupaten Luwu Rampungkan 14 Proyek Pamsimas

Belopa - Bupati Luwu, Andi Mudzakkar mulai meresmikan satu per satu proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang telah dirampungkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak akhir 2018 lalu. Untuk tahun anggaran 2018 ini, sebanyak 14 proyek Pamsimas telah dibangun.

Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Luwu, Ridwan Tumbalolo, Selasa (29/01/2019), sudah sebanyak 10 program Pamsimas diresmikan oleh Bupati Luwu, Andi Muzakkar, dan empat program lagi akan segera diresmikan. Dua di antaranya adalah proyek pembangunan Pamsimas di Desa Bassiang dan Desa Bassiang Timur, di Kecamatan Ponrang Selatan, yang diresmikan Selasa (29/01/2019).

Pada kesempatan itu, Ridwan menjelaskan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, telah menggolontorkan anggaran kurang lebih Rp2,6 miliar untuk pembangunan program pamsimas di enam wilayah kecamatan, yaitu di Kecamatan Ponrang Selatan, Larompong, Suli Barat, Bajo Barat, Belopa Utara dan Kecamatan Bajo.

Satker Pamsimas Kabupaten Luwu, Dany Mahendra, menambahkan bahwa seluruh enam proyek Pamsimas itu dibiayai melalui anggaran APBN sebesar Rp2,6 miliar, ditambah dana melalui melalui APBD sebesar Rp700 juta.

Saat meresmikan dua proyek Pamsimas di Desa Bassiang dan Desa Bassiang Timur, Bupati Luwu mengharapkan agar manfaat proyek Pamsimas bisa dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu lama, karena itu ia meminta agar hasil pembangunan proyek tersebut terus dijaga. Apalagi program Pamsimas ini merupakan pemenuhan hak dasar hidup bagi masyarakat, yaitu kebutuhan atas air bersih.

"Ini adalah bagian dari pengentasan kemiskinan bagi masyarakat yang terus diwujudkan oleh Pemkab Luwu melalui beberapa program, di antaranya melalui program Pamsimas, bekerja sama dengan Pemerintah Pusat," katanya. (pspam/yss)

Print Berita