Foto: Suasana Rapat pembentukan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan “Halai Daka” Kabupaten Merauke.

Kabupaten Merauke Bentuk Asosiasi SPAM Tingkat Kabupaten

Merauke – Sebanyak 20 perwakilan KP-SPAMS tingkat kampung se-Kabupaten Merauke sepakat membentuk wadah bagi KP-SPAMS tingkat kabupaten dengan membentuk Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan “Halai Daka” Kabupaten Merauke. KP-SPAMS yang sepakat berhimpun dalam asosiasi tingkat kabupaten tersebut merupakan bentukan hasil kegiatan Pamsimas tahun 2014, 2015 dan 2017. Proses pembentukan asosiasi dilakukan dilakukan secara demokratis pada awal Desember 2018.

Pembentukan Asosiasi tingkat kabupaten difasilitasi oleh Tim Pamsimas-ROMS 18 Kabupaten Merauke, diawali pembentukan Panitia Pemilihan dan Tim Perumus Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dalam proses penjaringan bakal calon Ketua Asosiasi, peserta musyawarah memunculkan empat nama, yaitu Senen Wiyono (Ketua KPSPAMS Kampung Sidomulyo), Tursino (KPSPAMS Kampung Yabamaru), Karel R Ndiken (KPSPAMS Kampung Kumbe), dan Donald D Welerubun (KPSPAMS Kampung Tomer).

Selanjutnya peserta sepakat untuk melanjutkan ke tahap pemilihan melalui pemungutan suara untuk memilih satu nama guna ditetapkan sebagai Ketua Asosiasi KPSPAMS Tingkat Kabupaten. Dalam perhitungan suara, Senen Wiyono memperoleh suara terbanyak dengan mengumpulkan 14 suara, menggunguli tiga calon lainnya. Melalui Rapat Pleno dalam musyawarah KP-SPAMS se-Kabupaten Merauke, Senen Wiyono ditetapkan sebagai Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten Merauke masa bakti 2018–2022.

Menurut Senen Wiyono, ia sangat mengharapkan kampung-kampung pasca-Pamsimas yang ada di Kabupaten Merauke dapat dikelola dengan baik dan tetap berkesinambungan. Dikemukakan bahwa Asosiasi KPSPAMS akan menjadi wadah bagi anggotanya, KPSPAMS di tingkat kampung.

Sementara itu Ketua DPMU Kabupaten Merauke, Moch Yunus Anis saat pengukuhan pengurus asosiasi menghaapkan agar asosiasi berperan sebagai mitra pemerintah kabupaten dan menjadi wadah yang dapat menyampaikan informasi terkait pengelolalaan dan status keberfungsian sarana yang ada di masing-masing kampung. Ia juga menyatakan bahwa Pemda Merauke telah berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan air minum dan sanitasi bagi warga Merauke secara lebih baik.

Secara keseluruhan, kepengurusan asosiasi tersebar di 349 kabupaten di 27 Provinsi. Asosiasi ini menjadi wadah berhimpun bagi lebih dari 16.800 KPSPAMS tingkat desa yang ada di seluruh Indonesia, yang dibentuk melalui program Pamsimas I, II, dan III sejak tahun 2008. (pspam/yss)

Print Berita