Foto: Para pengurus Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Tingkat Provinsi Aceh masa bakti 2018-2022 berfoto bersama setelah dikukuhkan.

Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Provinsi Aceh Dikukuhkan

Banda Aceh - Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Tingkat Provinsi Aceh masa bakti 2018-2022 dikukuhkan oleh Kepala Bidang Kawasan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna Provinsi Aceh, Drs Wardana, Msi, di Banda Aceh, Sabtu (24/11/2018).

Dalam pengarahannya, Wardana menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Aceh berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, dan mengharapkan Asosiasi yang terbentuk selalu memberikan informasi terkait perkembangan di wilayah masing-masing.

Pembentukan dan pemilihan Pengurus Asosiasi SPAMS Perdesaan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Pelatihan Asosiasi SPAMS Perdesaan untuk wilayah Aceh. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 21-24 November 2018 ditutup bersamaan dengan pembentukan Asosiasi SPAMS tingkat provinsi dan pengukuhan Pengurus Asosiasi.

Sebanyak tiga puluh enam wakil Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Tingkat Kabupaten yang ada di provinsi Aceh yang dibentuk melalui program Pamsimas, mengukuhkan diri dan mendeklarasikan pembentukan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan tingkat provinsi.

Pembentukan Asosiasi SPAMS tingkat provinsi dilaksanakan di Banda Aceh, Jumat (23/11) dengan melakukan pemilihan kepengurusan. Pembentukan Asosiasi tingkat provinsi tersebut difasilitasi oleh Tim Pamsimas Provinsi Aceh (ROMS-1 Provinsi Aceh) dengan terlebih dulu membentuk Panitia Pemilihan dan Tim Perumus Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Asosiasi.

Dalam pemilihan, Hasbi Is dari Kabupaten Aceh Barat Daya memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Provinsi Aceh masa bakti 2018-2022. Sedangkan Zulkarnain dari Aceh Tenggara dan Jalaluddin dari Bireuen menjadi sekretaris dan bendahara. (pspam/yss)

Print Berita