Foto: Direktur Pengembangan SPAM, Ditjen Cipta Karya, Ir. Agus Ahyar, M.Sc berfoto bersama para bupati/walikota seusai acara penandatanganan penyerahan dana Hibah Khusus Pamsimas TA 2019 untuk 97 kabupaten/kota di Sanur, Bali, Sabtu (3/8/2019).

Ditjen Cipta Karya Kucurkan Rp 88,2 M untuk Penyediaan Air di Desa

Jakarta - Pemerintah Indonesia mengucurkan dana hibah khusus Pamsimas (HKP) sebesar Rp 88,2 miliar untuk 97 kabupaten/kota dari 28 provinsi di Indonesia. Dana tersebut merupakan bagian dari Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun anggaran 2019.

Penyerahan dan penandatanganan kucuran dana untuk penyediaan air di desa-desa di Indonesia itu dilakukan oleh Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (PSPAM), Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Ir. Agus Ahyar. M.Sc dengan 97 bupati/wali kota di Sanur, Bali, Sabtu (3/8/2018).

Direktur Pengembangan SPAM mengharapkan agar dana hibah air minum tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan daerah dalam mencukupi air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, sehingga target akses air minum dan sanitasi untuk masyarakat bisa tercapai.

"Kita semua, Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat harus terus menjalin kerja sama yang sinergis dalam pengembangan penyediaan air minum dan sanitasi di seluruh pelosok Indonesia," katanya.

Program Pamsimas telah digulirkan sejak 2008, dan hingga akhir 2017, program tersebut telah berhasil menyediakan akses air dan sanitasi untuk lebih dari 13,6 juta jiwa di 16.506 desa yang tersebar di 33 provinsi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali, I Nyoman Astawa Radi, mengatakan bahwa di Provinsi di Bali ada Kebijakan dan Strategi Daerah atau Jakstrada  untuk pengembangan penyediaan air minum. Jakstrada dibuat untuk menjadi gambaran tentang kebijakan peningkatan kemampuan penyediaan air minum. (pspam/yss)

Print Berita