Lahan Pembangunan IPA Gandus (50.000 m2) dan Pembangunan intake 1.100 liter/ detik dan pipa air baku
Foto: Lahan Pembangunan IPA Gandus (50.000 m2) dan Pembangunan intake 1.100 liter/ detik dan pipa air baku
PDAM Tirta Musi Kota Palembang Tingkatkan Cakupan Pelayanan Melalui Pinjaman Bersubsidi

Tangerang Selatan - Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan cakupan pelayanan, PDAM Tirta Musi Kota Palembang melakukan Pembangunan IPA Gandus kapasitas 1.000 liter per detik Melalui Skema Pinjaman Perbankan Dengan Subsidi Bunga. Pembangunan IPA Gandus dilakukan untuk mengintegrasikan bangunan intake Pulokerto yang telah dibangun oleh BBWSS VIII. Dengan terbangunnya IPA Gandus diharapkan dapat menambah cakupan layanan PDAM hingga 77.145 sambungan Rumah (SR)   untuk 6,2 juta penduduk Kota Palembang sampai dengan tahun 2040.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Kota Palembang, Andi Wijaya Adani menyampaikan pada tahun 2019 cakupan pelayanan PDAM Tirta Musi baru sebesar 75, 08%. Cakupan tersebut masih jauh dari target cakupan pelayanan berdasarkan rencana bisnis PDAM 2019 - 2023 yaitu sebesar 96,60%. Untuk mencapai target tersebut pihaknya akan melakukan pembangunan 5 (lima) SPAM yaitu SPAM Ogan 2; SPAM Poligon 2, SPAM Karanganyar 2, SPAM Gandus dan SPAM Kalidoni.

"Pembangunan tersebut membutuhkan pendanaan yang cukup besar, sehingga kami membutuhkan pembiayaan alternatif melalui kredit investasi perbankan dengan subsidi bunga sebagaimana diatur oleh Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2019," kata Andi dalam acara Pembahasan Rekomendasi Teknis Program Pinjaman Perbankan PDAM Tirta Musi Kota Palembang di Tangerang Selatan Senin, (01/11/2021).

Direktur Air Minum Anang Muchlis menyampaikan bahwa PDAM Tirta Musi Kota Palembang merupakan BUMD Air minum pertama yang memasukkan proposal rekomendasi teknis (Rekomtek) pinjaman perbankan dengan subsidi bunga kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Setelah permohonan Rekomtek disetujui, selanjutnya PDAM diwajibkan untuk menyusun perjanjian induk dan perjanjian kredit.

Lebih lanjut Anang menjelaskan bahwa Pemberian Jaminan dan Subsidi Bunga oleh Pemerintah Pusat dalam Rangka Percepatan Penyediaan Air Minum merupakan salah satu upaya Pemerintah Pusat untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam menyediakan alternatif pembiayaan untuk pembangunan SPAM dalam rangka pencapaian akses aman 100% air minum. Ada 2 (dua) fasilitas (double facilities) yang dapat diperoleh BUMD Air Minum apabila memanfaatkan Program Pinjaman Perbankan melalui Perpres 46 tahun 2019 yaitu jaminan atas pembayaran kembali kredit PDAM kepada bank; dan subsidi atas bunga yang dikenakan oleh bank.

Pemerintah Pusat memberikan jaminan sebesar 70% (tujuh puluh persen) dari jumlah kewajiban pembayaran kembali pokok kredit investasi BUMD Air Minum yang telah jatuh tempo. Jaminan Pemerintah Pusat tersebut diberikan kepada BUMD Air Minum yang telah syarat untuk mendapatkan jaminan yaitu BUMD Air Minum/PDAM menunjukkan kinerja sehat yang dibuktikan oleh hasil evaluasi kinerja Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) selama dua tahun berturut-turut; dan telah menetapkan tarif rata-rata yang lebih besar dari seluruh biaya rata-rata per unit (full cost recovery) sesuai dengan peraturan perundang-undangan selama dua tahun berturut-turut sebelum masa penjaminan dan sampai berakhir masa penjaminan. (Pspam/eliza/el)


Print Berita