Bupati Kendal Dico Ganinduto memutar kran air minum program HID Pamsimas di Desa Purwogondo, Kecamatan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jateng, ketika mengunjungi lokasi pembangunan sarana air minum Pamsimas melali Kementerian PUPR itu.
Foto: Bupati Kendal Dico Ganinduto memutar kran air minum program HID Pamsimas di Desa Purwogondo, Kecamatan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jateng, ketika mengunjungi lokasi pembangunan sarana air minum Pamsimas melali Kementerian PUPR itu.
Warga Dua Dusun di Kabupaten Kendal Segera Nikmati Air Program HID Pamsimas

Kendal - Masyarakat Dusun Ngijo dan Dusun Mangir di Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jateng, kini tidak lagi harus susah payah untuk memperoleh air bersih bagi kebutuhan hidup sehari-hari. Mereka kini bersuka cita setelah pembangunan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) melalui Hibah Insentif Desa (HID) tahun 2021 telah selesai.

Sebelumnya, lebih dari 1.087 jiwa warga Desa Purwogondo mengalami kesulitan untuk memperoleh air bersih. Untuk bisa mendapatkan air bersih, setidaknya harus berjalan kurang lebih satu kilometer naik ke atas bukit menuju sumber mata air.

"Warga kami harus berjalan jauh dan menaiki bukti untuk memperoleh air bersih, itu pun tidak banyak yang dapat kami ambil, paling dua jeriken untuk kebutuhan minum dan memasak. Sedangkan untuk mandi dan mencuci, kebanyakan warga kami harus ke luar rumah menuju sumber air di bukit," kata Kepala Desa Purwogondo, Awida Chandra Kistrawan, di sela-sela peninjauan lokasi program Pamsimas oleh Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, Rabu (11/8/2021).

Bupati Kendal yang didampingi Kepala Dinas PUPR Kendal Sugiono dan pejabat terkait meninjau pembangunan program HID Pamsimas yang sudah selesai dan segera diresmikan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

"Pembangunan sarana air minum perdesaan melalui program Pamsimas tersebut segera selesai, tinggal melakukan penyambungan jaringan pipa-pipa air minum ke rumah-rumah warga. Rencananya, target sementara adalah pemasangan untuk 250 sambungan rumah," kata Bupati Dico Ganinduto.

Menurutnya, pembangunan sarana air minum Pamsimas, bukan hanya menghilangkan kesulitan warga desa untukk memperoleh air bersih, namun juga menambah layanan akses air minum bagi warga desa di wilayahnya. Ia juga berpesan agar warga desa dapat memelihara infrastruktur terbangun dan mengelolanya dengan baik, termasuk mengubah perilaku untuk hidup bersih dan sehat.

Seorang warga desa bernama Matun (55) mengaku gembira dengan telah selesainya pembangunan sarana air minum Pamsimas. "Sangat senang sekali akhirnya bisa mendapatkan air bersih dengan mudah dan murah. Kini kami sudah tidak susah lagi mendapatkan air bersih," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kendal Sugiono menjelaskan, Desa Purwogondo sebelumnya pada tahun 2011 memperoleh dana pembangunan Pamsimas reguler di Dusun Gading Kidul. Karena pengelolaannya baik, maka pada tahun 2021 Desa Purwogondo kembali mendapatkan bantuan pembangunan Pamsimas melalui program HID di Dusun Mangir dan Dusun Ngijo, dengan opsi sumur bor dalam kurang lebih 120 meter.

Anggaran pembangunan program HID Pamsimas sebesar Rp. 306 juta lebih, yakni melalui Dana BML HID sebesar Rp 245 juta, dari Dana Incash Rp 12.250.000, dan dana Inkind Rp 49 juta. (dit.am/yss)

Print Berita