Kolaborasi dan kerja sama antara Pemdes Jipurapah, pengelola Pamsimas KP-SPAMS, Baznaz dan pihak ketiga menghasilkan program pembangunan air minum pipanisasi SPAMS perdesaan yang menjadi solusi bagi masalah kekeringan di desa itu.
Foto: Kolaborasi dan kerja sama antara Pemdes Jipurapah, pengelola Pamsimas KP-SPAMS, Baznaz dan pihak ketiga menghasilkan program pembangunan air minum pipanisasi SPAMS perdesaan yang menjadi solusi bagi masalah kekeringan di desa itu.
Berkat Air Pamsimas, Warga Desa Jipurapah Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Jombang, Jatim - Warga Desa Jipurapah di Kecamatan Plandaan, sekitar 20 Km dari ibu kota Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, selama bertahun-tahun merasakan susahnya mendapatkan air lebih bersih untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk air bersih layak konsumsi. Bahkan di saat musim kemarau, kesulitan semakin menjadi-jadi.

Bagaimanapun air merupakan kebutuhan pokok seluruh makhluk hidup dalam kesehariannya. Terutama memasuki bulan Oktober, biasanya warga sudah mulai mengeluhkan susahnya mendapatkan akses air. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, warga harus mengambil air dari sumber yang terletak di tengah hutan. Warga berjalan cukup jauh ke sumber air dan mengantri menunggu giliran mengisi jerigen masing-masing. Air lalu dipikul ke rumah untuk beberapa hari ke depan.

Pemerintah Desa Jipurapah telah berkali-kali mencoba mencari jalan ke luar dari masalah kekeringan. Biasanya mengajukan permintaan bantuan air bersih kepada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dengan mengedrop air melalui mobil tangki air. Warga berbondong-bondong mengantri mengambil air bersih yang telah disediakan. Bantuan air seperti ini telah dirasakan warga Jipurapah selama dua tahun terakhir.

Namun bantuan semacam itu tidak mengatasi masalah kekeringan, sehingga dibutuhkan solusi lain, dan itu membutuhkan kerja sama dengan semua pihak. Maka akhirnya pada November 2020 lalu, Pemdes Jipurapah bersama BAZNAS Kabupaten Jombang, dan Yayasan Rombong Sedekah bertemu dengan pengelola program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), yaitu program penyediaan air minum untuk perdesaan yang dilakukan Kementerian PUPR.

Menurut Direktur Yayasan Rombong Sedekah, Rosi Prima Anwar, pada pertemuan itu disepakati untuk pengajuan sebanyak 179 sambungan rumah (SR), dari target 400 SR untuk desa-desa yang menjadi lokasi program Pamsimas.

"Sampai dengan tahun 2021 ini sudah terealisasi wakaf sambungan rumah di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh sebanyak 157 SR, Desa Sumberejo di Kecamatan Plandaan sebanyak 152 SR, Desa Sumbernongko di Kecamatan Ngusikan sebanyak 125 SR, Desa Ngusikan di Kecamatan Ngusikan 255 SR, dan di Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh dengan alokasi wakaf sebanyak 110 SR," kata Rosi Prima.

Dengan adanya bantuan dan kerja sama pembangunan SPAMS tersebut, menurutnya, warga Desa Jipurapah ke depan tidak akan lagi mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Program wakaf pipanisasi tersebut diharapkan dapat menjangkau ke desa-desa lainnya yang rawan kekeringan.

Ketua KPPSPAMS Desa Jipurapah, Samiadi mengharapkan program kolaborasi program Pamsimas, Rombong Sedekah, dan BAZNAS Jombang dapat berkelanjutan, sehingga seluruh warga masyarakat dapat menikmati air bersih dengan mudah. (dit.am/yss)

Print Berita