Masyarakat desa di Pulau Lombok, NTT, berfoto bersama di dekat infrastruktur air minum desa program Pamsimas. Empat program Pamsimas TA 2020 di empat desa di Kabupaten Sumba Barat telah diserahterimakan oleh Bupati Sumba Barat kepada pemerintah desa, 8 Desember lalu.
Foto: Masyarakat desa di Pulau Lombok, NTT, berfoto bersama di dekat infrastruktur air minum desa program Pamsimas. Empat program Pamsimas TA 2020 di empat desa di Kabupaten Sumba Barat telah diserahterimakan oleh Bupati Sumba Barat kepada pemerintah desa, 8 Desember lalu.
Infrastruktur Air Mium Pamsimas Harus Dijaga dan Dikembangkan

Kota Waikabubak – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) bantuan Pemerintah Pusat di empat desa di Kabupaten Sumba Barat diserahterimakan kepada masyarakat desa dan Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitas (KP-SPAMS) desa, dan untuk selanjutnya dapat dikelola dan dimanfaatkan untuk seluruh masyarakat.

 

Serah terima program Pamsimas TA 2020 tersebut langsung dilakukan oleh Bupati Sumba Barat, Drs Agustinus Niga Dapawole kepada KP-SPAMS dan para kepala desa di Kantor Bupati Sumba Barat di Kota Waikabubak, Sumba Barat, NTT, Selasa (8 Desember 2020).

 

Program Pamsimas yang diserahterimakan itu masing-masing di Desa Bali Ledo (Kecamatan Loli), Desa Prabakul (Kecamatan Wanokaka), Desa Prai Ijing (Kecamatan Kota Waikabubak), dan Desa Weetanah di Kecamatan Lamboya Barat.

 

Menurut Bupati, infrastruktur perpipaan air bersih tersebut dibangun dengan dana APBN dan APBD, serta dukungan dari masyarakat desa, dan selanjutnya akan dikelola langsung oleh pemerintah desa dan warga desa.

 

“Saya meminta seluruh warga desa dan pemerintah desa untuk menjaga dan merawat aset infrastruktur perpipaan air bersih tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan secara terus menerus,” katanya.

 

Menurutnya, program air minum Pamsimas merupakan jawaban atas keluhan masyarakat di Sumba Barat yang seringkali kesulitan memperoleh air bersih, karena itu seharusnya infrastruktur terbangun itu bisa dijaga, bahkan bisa dikembangkan, sehingga seluruh warga desa bisa menikmati air bersih dengan mudah, murah, dan lancar.

 

Ia berharap seluruh warga desa memiliki kesadaran untuk memelihara program pembangunan, apalagi seluruh masyarakat sudah menikmati layanan air bersih tersebut.

 

“Seluruh masyarakat harus berpikiran maju, harus berusaha untuk memelihara dan menjaga aset perpipaan air bersih tersebut. Kepada seluruh perangkat desa juga diharapkan mampu mengajak warga desanya untuk bersama-sama menjaga infrastruktur terbangun, sehingga air bersih terus mengalir,” kata Bupati Agustinus Niga Dapawole. (dit.am/yss)


Print Berita