Bupati Sumedang Dr.H.Dony Ahmad Munir menyerahkan potongan tumpeng kepada Kepala Desa Cikadu Mochamad Gani, sebagai tanda diserahterimskannya Program Pamsimas di Dusun Mekarmulya, Desa Cikadu, Sumedang.
Foto: Bupati Sumedang Dr.H.Dony Ahmad Munir menyerahkan potongan tumpeng kepada Kepala Desa Cikadu Mochamad Gani, sebagai tanda diserahterimskannya Program Pamsimas di Dusun Mekarmulya, Desa Cikadu, Sumedang.
Pamsimas Hasilkan Air Bersih Murah Untuk Warga Dusun Mekarmulya

Sumedang – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) telah berhasil menyediakan air bersih layak konsumsi untuk masyarakat Dusun Mekarmulya, Desa Cikadu, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

 

Sebanyak 77 kepala keluarga di dusun itu kini setiap saat dapat memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga murah yang bersumber dari infrastruktur sarana air minum Pamsimas.

 

Menurut Kepala Dusun Mekarmulya, Otoy Kartasasmita, program Pamsimas tersebut merupakan bantuan dari Kementerian PUPR, dan seluruhnya direncanakan, dibangun dan dikelola oleh masyarakat desa.

 

“Air bersih merupakan kebutuhan sangat penting bagi warga desa, dan dengan adanya air Pamsimas, sebagian besar warga kami kini tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih, sekaligus dapat mendukung pola hidup bersih dan sehat,” katanya seusai peresmian Program Pamsimas Dusun Mekarmulya, Selasa (17/11/2020).

 

Ia menambahkan bahwa belum semua warga dusunnya menerima pelayanan air bersih, dan ia berjanji ke depan, sarana air bersih Pamsimas tersebut akan dikembangkan oleh pemerintah desa, sehingga seluruh warga desa dapat menikmati air bersih layak konsumsi.

 

Program Pamsimas TA 2020 tersebut saat ini dikelola KKM (kelompok kerja masyarakat) Tirta Mulya, dan berdasarkan kesepakatan dengan warga desa, iuran air minum telah ditetapkan sebesar Rp 3.300 per meter kubik.

 

Selain harus membayar iuran air, setiap pelanggan dikenakan biaya abodemen sebesar Rp.10.000 per sambungan rumah dan biaya pemasangan sebesar Rp 500 ribu yang dapat dicicil. Semuanya berdasarkan kesepakatan warga, dan uang hasil iuran masyarakat tersebut akan dijadikan tambahan modal untuk pengembangan program Pamsimas dalam memberikan palayanan air minum kepada seluruh warga desa.

 

Peresmian dan serah terima sarana air minum Program Pamsimas di Dusun Mekarmulya dilakukan oleh Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir dengan melakukan pengguntingan pita, pemotongan tumpeng, dan membuka kran air minum Pamsimas.

 

“Dengan adanya air minum Pamsimas, semoga kehidupan warga desa semakin sehat dan sejahtera. Selain itu, warga tidak akan lagi kesulitan air bersih saat musim kemarau,” kata Bupati.

 

Ia juga berpesan kepada pemerintah desa dan warga desa untuk memanfaatkan program Pamsimas dari Kementerian PUPR itu dengan sebaik-baiknya, termasuk memelihara dan mengelolanya. Menurut Bupati, untuk tahun anggaran 2020, Kabupaten Sumedang memperoleh bantuan program Pamsimas dari Kementerian PUPR untuk 30 desa.

 

Infrastruktur program Pamsimas di Dusun Mekarmulya dilakukan dengan melakukan pengeboran sedalam 100 meter dan memiliki kapasitas lebih dari dua liter/detik. Kapasitas air sebanyak itu mencukupi untuk memasok 200 Kepala Keluarga (KK), namun untuk saat awal, fasilitas air bersih itu baru dapat diakses oleh 72 KK.

 

Sementara itu Kepala Desa Cikadu Mochamad Gani menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang telah merealisasikan aspirasi warganya untuk pemenuhan kebutuhan air besih. Saat ini, warga Desa Cikadu jumlahnya sekitar 1000 KK, dan ia berharap ke depannya seluruh warga dapat terlayani air bersih melalui program Pamsimas. (dit.am/yys)


Print Berita