Dua warga desa di Kabupaten Pasuruan sedang memanfaatkan air minum dari kran umum program Pamsimas. Untuk TA 2020, sebanyak 10 desa di Pasuruan menerima program Pamsimas dari Kementerian PUPR, dan pembangunannya sudah berjalan.
Foto: Dua warga desa di Kabupaten Pasuruan sedang memanfaatkan air minum dari kran umum program Pamsimas. Untuk TA 2020, sebanyak 10 desa di Pasuruan menerima program Pamsimas dari Kementerian PUPR, dan pembangunannya sudah berjalan.
Program Pamsimas TA 2020 di Pasuruan Dilaksanakan di 10 Desa

Pasuruan - Pembangunan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tahun 2020 ini dilaksanakan di di 10 desa, dan delapan program Pamsimas di antaranya dibiayai sepenuhnya oleh anggaran APBN dari Pemerintah Pusat.

Beberapa desa yang menjadi desa sasaran Pamsimas di Pasuruan itu di antaranya adalah Desa Pager (Kecamatan Purwodadi) dan Desa Wonokitri di Kecamatan Tosari. Program tersebut membutuhkan anggaran hingga Rp 3,5 miliar, dan setiap titik menghabiskan anggaran sebesar Rp 350 juta.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Air Bersih dan Limbah Lingkungaan Permukiman, Dinas PU, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Ichwan Adi, program yang sudah berjalan didukung oleh dana APBN dan ditambah dari dana APBD Pasuruan.

“Seharusnya Pasuruan menerima 15 program Pamsimas dari Pemerintah Pusat, namun ada beberapa desa yang mengundurkan diri,” katanya.

Proses pembangunan Pamsimas sudah berjalan, terutama yang mendapat sokongan anggaran dari Pemerintah Pusat, sedangkan dua program yang didukung anggaran APBD akan segera dimulai pembangunannya, karena anggarannya baru bisa digulirkan.

“Program Pamsimas merupakan upaya dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat, dan pemerintah daerah tidak sendirian, karena mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta pemerintah desa,” kata Ichwan. (am/yss)


Print Berita