Penandatanganan MoU antara Balai Prasarana Wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan para kepala desa yang menerima program Pamsimas. Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Bolaang Mongondong Utara memperoleh anggaran APBN sebesar Rp 1,75 miliar untuk kegiatan Pamsimas TA 2020.
Foto: Penandatanganan MoU antara Balai Prasarana Wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan para kepala desa yang menerima program Pamsimas. Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Bolaang Mongondong Utara memperoleh anggaran APBN sebesar Rp 1,75 miliar untuk kegiatan Pamsimas TA 2020.
Tujuh Desa di Bolmut Peroleh Dana APBN Rp 1,75 Miliar Untuk Program Pamsimas

Bolmut – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondong Utara (Bolmut) memperoleh anggaran Dana APBN sebesar Rp 1,75 miliar untuk kegiatan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahun 2020 yang diperuntukkan bagi tujuh desa yang telah ditetapkan sebagai desa lokasi Pamsimas.

Menurut Fasilitator Senior Pamsimas Kabupaten Bolmut, Rifki Mokoginta, seusai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kegiatan Pamsimas Tahun 2020 di kantor Bupati Bolmut, Rabu (8/7/2020), ketujuh desa penerima dana Pamsimas dari APBN itu adalah Desa Bunong, Lipubogu, Jambusarang, Ollot 1, Paku, Inomunga, dan Komus II Timur.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan dengan pihak Balai Prasarana Wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan para kepala desa yang menerima program Pamsimas.

Dikemukakan, selain tujuh desa yang menerima program Pamsimas melalui anggaran APBN, ada dua desa lain yang memperoleh anggaran Pamsimas melalui dana APBD sebesar Rp 500 juta, yaitu Desa Kopi dan Sangkub II.

“Jadi ada dana Pamsimas sebesar Rp 2,25 miliar untuk program Pamsimas di Kabupaten Bolmut tahun ini, seluruhnya untuk sembilan desa, dan semuanya sudah melakukan penandatanganan MoU,” katanya.

Pengerjaan program Pamsimas dilakukan dengan sistem swakelola, artinya tidak melibatkan pihak ketiga. Setiap desa nantinya akan membentuk kelompok pengelola yang berasal dari masyarakat itu sendiri, demikian juga nantinya dalam pemeliharaannya.

“Pelaksanaan pekerjaan akan berlangsung selama 120 hari, setelah berjalan, maka diharapkan seluruh warga desa dapat terlayani kebutuhan air bersih layak konsumsi,” kata Rifki Mokoginta.

Kegiatan penandatanganan M0U Pamsimas Tahun 2020 itu dihadiri juga oelh oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bolmut. (pspam/yss)

Print Berita