Salah satu Fasilitas Program Pamsimas Tahun 2018 di Kabupaten Pesawaran. Sejak tahun 2017, sudah sebanyak 126 desa di kabupaten itu ditetapkan sebagai desa Pamsimas, yang sebagian besar dananya bersumber dari APBN.
Foto: Salah satu Fasilitas Program Pamsimas Tahun 2018 di Kabupaten Pesawaran. Sejak tahun 2017, sudah sebanyak 126 desa di kabupaten itu ditetapkan sebagai desa Pamsimas, yang sebagian besar dananya bersumber dari APBN.
Sudah Sebanyak 126 Desa di Pesawaran Perolehh Program Pamsimas

Pesawaran – Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, merupakan salah satu kabupaten yang memiliki kepedulian terhadap penyediaan dan pelayanan air minum layak konsumsi kepada masyarakatnya, terutama masyarakat perdesaan, terbukti dalam empat tahun terakhir, sudah 126 desa ditetapkan sebagai desa lokasi Pamsimas.

Untuk tahun 2020 ini, Pesawaran memperoleh 27 desa program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), masing-masing sebanyak 14 desa dibiayai APBN, delapan desa dari program Hibah Insentif Desa (Pemerintah Pusat), dan lima desa dibiayai APBD.

Dalam empat tahun terakhir sejak tahun 2017, Pesawaran total mendapatan program Pamsimas untuk 126 desa, masing-masing sebanyak 15 desa (tahun 2017), 42 desa (2018), 42 desa (2019), dan 27 desa (2020), kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pesawaran, Firman Rusli, Senin (27/7/2020).

Untuk tahun 2020, sejumlah tahapan pelaksanaan Pamsimas sudah dan sedang dilaksanakan, sesuai aturan dan petunjuk teknis Pamsimas, termasuk aturan pelaksanaannya dalam masa pandemi covid-19.

Ia menjelaskan bahwa program Pamsimas merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka menciptakan masyarakat hidup bersih dan sehat melalui penyediaan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

“Pendekatan berbasis masyarakat, artinya menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dan penentu dalam seluruh tahapan perencanaan, pelaksanaan pembangunan, termasuk dalam pengoperasiannya, pengelolaan dan pemeliharaannya,” katanya.

Kegiatan Pamsimas juga mencakup kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kelembagaan lokal, termasuk di dalamnya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, penyediaan sarana air minum dan sanitasi umum, serta pengembangan kapasitas pelaku Pamsimas melalui pelatihan dan bimbingan teknis. (pspam/yss)

Print Berita