Pembangunan Reservoir SPAM Regional Umbulan. Proyek penyediaan air bersih regional tersebut akan memasok air minum layak konsumsi bagi lima kabupaten/kota di Jawa Timur, dan saat ini pembangunannya sudah mencapai 98 persen.
Foto: Pembangunan Reservoir SPAM Regional Umbulan. Proyek penyediaan air bersih regional tersebut akan memasok air minum layak konsumsi bagi lima kabupaten/kota di Jawa Timur, dan saat ini pembangunannya sudah mencapai 98 persen.
SPAM Umbulan Pasok Air Minum Layak Konsumsi Bagi 1,3 Juta Jiwa

Jakarta – Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hampir tuntas menyelesaikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Umbulan di Provinsi Jawa Timur. Progresnya hingga saat ini sudah mencapai 98 persen.

SPAM Regional Umbulan diharapkan meningkatkan akses air minum bersih layak konsumsi bagi warga Jawa Timur, khususnya di lima kota/kabupaten. yaitu Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik.

Berdasarkan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 tahun 2016, SPAM Umbulan akan menghasilkan kapasitas 4.000 liter per detik yang dapat melayani 310.000 sambungan rumah (SR) atau 1,3 juta orang.

Proyek SPAM Regional Umbulan diinisiasi sejak 40 tahun lalu namun baru mulai dibangun pada tahun 2017 melalui skema pembiayaan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) antara Pemerintah dan pemenang lelang, PT. Meta Adhya Tirta Umbulan. Investasi proyek SPAM Umbulan senilai Rp 2,05 triliun, dengan dukungan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 818 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono awal Juli lalu menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat memberikan dukungan agar SPAM Umbulan bisa direalisasikan secepatnya, sehingga tarif air dapat terjangkau masyarakat. Dukungan yang diberikan antara lain pembiayaan dan pembangunan pipa dari titik offtake sampai ke jaringan pipa distribusi utama.

Dukungan lain adalah pembiayaan dan pembangunan fasilitas instalasi pengolahan air dari Kali Rejoso dengan kapasitas 300 liter per detik, penempatan pipa, serta pengurangan biaya sewa lahan di jalan tol yang dilalui. Penempatan pipa dilakukan di ruas jalan tol Pasuruan-Gempol, Gempol-Pandaan, Surabaya-Gempol, Surabaya-Mojokerto, dan Surabaya-Gresik.

Sumber air baku SPAM Umbulan berasal dari mata air Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan yang disalurkan melalui pipa transmisi air bersih sepanjang 93 kilometer dengan total 14 titik reservoir offtake. Pembangunan offtake SPAM Umbulan terbagi menjadi tiga paket pekerjaan yakni, offtake Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan sebanyak 5 titik di Winongan, Pohjentrek, Pleret, Bangil, Beji dan Gempol.

Pembangunan offtake pada lima titik tersebut telah rampung seluruhnya untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum untuk 260.000 jiwa di wilayah tersebut. Adapun tujuh titik offtake SPAM Umbulan terdapat di Kabupaten Sidoarjo yakni, Porong, Tanggulangin, Candi, Sidoarjo, Buduran, Gedangan, serta Waru.

Pembangunan offtake pada 7 titik tersebut juga telah rampung untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum bagi 600.000 jiwa di wilayah itu. Saat ini, tersisisa dua titik offtake SPAM Umbulan yang tengah diselesaikan di Kota Surabaya yakni, Alas Malang dan Kabupaten Gresik dengan lingkup pekerjaan seperti, pembangunan reservoir, pipa offtake, dan pekerjaan elektrikal.

Dengan rampungnya offtake pada titik tersebut, SPAM Umbulan dapat beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Provinsi Jawa Timur.

“Pelayanan SPAM Umbulan diutamakan untuk pemenuhan kebutuhan domestik agar masyarakat menikmati air minum berkualitas dengan harga terjangkau, berkesinambungan selama 24 jam, serta meningkatkan perbaikan kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan air bersih,” kata Menteri PUPR. (pspam/yss)

Print Berita