Kementerian PUPR melakukan Diseminasi Program Pamsimas di acara Pameran Teknologi Tepat Guna Nasonal di Bengkulu. Tampak para narasumber dari Kementerian PUPR dan Kementerian Dalam Negeri berfoto bersama dengan beberapa peserta diseminasi.
Foto: Kementerian PUPR melakukan Diseminasi Program Pamsimas di acara Pameran Teknologi Tepat Guna Nasonal di Bengkulu. Tampak para narasumber dari Kementerian PUPR dan Kementerian Dalam Negeri berfoto bersama dengan beberapa peserta diseminasi.
Kementerian PUPR Gelar Diseminasi Program Pamsimas di Bengkulu

Bengkulu - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar diseminasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di area pameran Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) XXI yang diprakarsai Kementerian Desa dan PDTT RI di Bengkulu, 22-25 September 2019 lalu.

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (PAM-BM) Abdul Hakam, MT tampil sebagai pembicara pada acara diseminasi tersebut, didampingi wakil dari Kementerian Dalam Negeri RI, yaitu Wakil Rektor IPDN, Dr. Hyronimus Rowa.

Menurut Abdul Hakim, program Pamsimas merupakan program Pemerintah Indonesia sebagai salah satu solusi untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat perdesaan yang daerahnya tidak memiliki sumber air  bersih. Program Pamsimas juga mendorong masyarakat untuk bisa menjalani pola hidup bersih.

“Sedangkan secara nasional, program Pamsimas merupakan upaya Pemerintah Indonesia untuk mencapai target 100 persen akses air minum layak dan 100 persen sanitasi layak,” katanya.

Dalam desiminasi tersebut, Kementerian PUPR menjelaskan betapa pentingnya keberadaan air bersih bagi masyarakat, dan program apa saja yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat Indonesia.

Sementara itu Wakil Rektor IPDN, Dr. Hyronimus Rowa mengatakan bahwa program Pamsimas merupakan terobosan dalam upaya Pemerintah Indoneasia untuk menjamin ketersediaan air minum bagi rakyatnya, terutama rakyat yang berada di perdesaan.

Ia mengapresiasi pameran Teknologi Tepat Guna Nasional di Bengkulu, sehingga masyarakat Bengkulu bisa melihat langsung berbagai alat tepat guna yang didatangkan langsung dari 34 Provinsi di-Indonesia, termasuk berbagai mesin dan peralatan yang digunakan untuk melaksanakan program Pamsimas, yaitu mendatangkan air bersih ke rumah-rumah penduduk.

“Indonesia ingin melahirkan manusia dengan sumberdaya manusia yang unggul, dan salah satu syarat mutlak adalah adanya ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan. Dengan adanya air bersih, maka kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” katanya. (pspam/yss)


Print Berita