Direkur Pengembangan SPAM, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Ir. Yudha Mediawan, M.Dev.Plg membuka acara Sarasehan Pengenalan Teknologi SPAM Terkini di Pendopo, Gedung Cipta Karya, Kementerian PUPR, Jakarta, Senin 30/9/2019)
Foto: Direkur Pengembangan SPAM, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Ir. Yudha Mediawan, M.Dev.Plg membuka acara Sarasehan Pengenalan Teknologi SPAM Terkini di Pendopo, Gedung Cipta Karya, Kementerian PUPR, Jakarta, Senin 30/9/2019)
Direktorat Pengembangan SPAM Gelar Sarasehan Pengenalan Teknologi SPAM Terkini

Jakarta – Direkur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Ir. Yudha Mediawan, M.Dev.Plg membuka acara Sarasehan Pengenalan Teknologi SPAM Terkini di Pendopo, Gedung Cipta Karya, Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Sarasehan yang dikemas secara serius dan santai tersebut menampilkan empat narasumber ahli, yaitu Nyoman Yasanegara (Teknologi IPA Gambut), Dessy R. Wardhani (Teknologi IPA dengan sistem Filtrasi Reverse Osmosis), Sam Budi (Pengenalan PIPA GRP), dan Bremin Sembiring (Teknologi SCADA). Acara sarasehan dipandu Kepala Sub Bagian TU Direktorat PSPAM, Lestaryo Pangarso, S.H, M.Si.

Menurut Ketua Panitia Sarasehan yang juga Kasubdit Wilayah II, Direktorat Pengembangan SPAM, Ir. Tanozisochi Lase, M.Sc, kegiatan sarasehan dimaksudkan sebagai wadah komunikasi dan saling bertukar pikiran antara pimpinan dan staf di lingkungan Direktorat PSPAM dan mengundang narasumber ahli di bidangnya sambil mencari langkah-langkah pemecahan permasalahan yang ada.

Dikemukakan, visi Direktorat PSPAM untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang sehat dengan air minum yang berkualitas menghadapi banyak tantangan. Salah satu tantangan yang dihadapi untuk mencapai target akses air minum aman dan layak 100 persen adalah menyamakan kesepahaman substandi dan wawasan setiap pegawai Direktorat PSPAM.

“Dengan konsep sarasehan yang tidak terlalu formal, diharapkan lebih memudahkan komunikasi antara narasumber dan peserta,” kata  Tanozisochi Lase. Hadir pada acara itu para Kasubdit, kepala seksi dan para pegawai di lingkungan Direktorat PSPAM.

Sementara itu Direktur Pengembangan SPAM Yudha Mediawan menyambut baik kegiatan sarasehan yang diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan para pegawai tentang perkembangan teknologi SPAM terkini.

Upaya untuk meningkatkan akses air minum yang aman dan layak di Indonesia memiliki banyak tantangan berat, di antaranya adalah tidak meratanya kesediaan sumber air baku dan terbatasnya anggaran, sementara dibutuhkan kerja sama yang lebih baik antara Pemerintah Psat, pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk dunia usaha.

“Target untuk menjamin ketersediaam dan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua rakyat juga sejalan dengan salah satu tujuan Sustainable Development Goals yang pada tahun 2015 diluncurkan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan telah menjadi kesepakatan global,” katanya.

Ia mengatakan bahwa Indonesia sesungguhnya negara yang memiliki air yang berlimpah, namun karena kondisi geografi dan karakteristiknya, mambuat banyak wilayah di Indonesia masuk dalam katagori rawan air, apalagi saat musim kemarau.

Meningkatnya kegiatan ekonomi dan pembangunan, pertumbuhan penduduk yang pesat, serta banyaknya sumber-sumber air yang tercemar, menjadikan persoalan penyediaan air minum yang aman dan layak menghadapi banyak tentangan berat.

Dikemukakan, banyak yang harus dilakukan untuk menjamin ketersediaan air minum yang layak kepada masyarakat, misalnya bagaimana air gambut dan air laut dapat disaring dan diolah menjadi air minum yang layak untuk masyarakat. Karena itu, sangat bermanfaat apabila acara sarasehan kali ini mendiskusikan tentang teknologi terkini untuk mengolah air gambut dan air laut menhadi air minum.

 “Indonesia memiliki banyak daerah rawan air, bahkan di pulau-pulau terluar dan terpencil, sama sekali tidak ada sumber air. Tugas kita semua untuk melayaninya, dan Negara harus hadir di tengah-tengah kesulitan rakyatnya,” katanya.

Karena itu, selain mencari langkah-langkah yang lebih efektif dalam meningkatkan akses air minum bagi masyarakat, diskusi mengenai perkembangan teknologi terkini di bidang pengolahan air minum dan pengelolaan SPAM, dengan mendatangkan ahlinya, dipastikan akan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh staf Direktorat Pengembangan SPAM. (pspam/yss)


Print Berita