Salah satu menara air SPAMS hasil pembangunan Program Pamsimas untuk meningkatkan pelayanan air minum dan sanitasi terhadap penduduk desa di seluruh Indonesia. Pamsimas merupakan program nasional yang dilaksanakana dan dikelola berbasis masyarakat.
Foto: Salah satu menara air SPAMS hasil pembangunan Program Pamsimas untuk meningkatkan pelayanan air minum dan sanitasi terhadap penduduk desa di seluruh Indonesia. Pamsimas merupakan program nasional yang dilaksanakana dan dikelola berbasis masyarakat.
Tujuh Desa di Bolmong Masuk Program Pamsimas TA 2020

Bolaang Mongondow – Pada tahun anggaran 2020, sebanyak tujuh desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) akan masuk dalam Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III, yakni Desa Doloduo II, Doloduo III, Siniyung, Konarom dan Desa Tapadaka Utara. Sedangkan desa yang mendapatkan dana Hibah Insentif Desa adalah Desa Pangian Barat dan Desa Baturapa.

Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Bolmong, Yarlis Awaluddin Hatam, medio September lalu, Program Pamsimas telah menjadi salah satu program andalan nasional untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

“Belum lama ini kami gelar sosialisasi terkait program Pamsimas TA 2020, dihadiri para camat dan kepala desa calon penerima Pamsimas. Hadir juga anggota panitia kemitraan dan District Project Management Unit (DPU) Pamsimas Bolmong,” katanya.

Dikemukakan bahwa pada kurun tahun 2017–2019, program Pamsimas di Bolmong telah menyentuh 45 desa yang tersebar dalam 13 kecamatan, dengan total anggaran mencapai Rp 11,97 miliar, berasal dari dana APBN dan APBD.

“Khusus untuk tahun 2020 mendatang, Bolmong akan mendapat tambahan tujuh desa baru Pamsimas, sehingga diharapkan jumlah masayarakat desa yang terlayani air bersih akan bertambah, dan Bolmong bisa segera mencapai akses universal di bidang air minum dan sanitasi,” kata Yarlis. (pspam/yss)


Print Berita