Anggota Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Kampung Mekar Jaya berfoto bersama dengan aparat desa dan pengelola Pamsimas Kampung Mekar Jaya di dekat bangunan Menara air Pamsimas.  Bulan November diharapkan air bersih mengalir langsung ke rumah-rumah warga melalui sambungan rumah.
Foto: Anggota Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Kampung Mekar Jaya berfoto bersama dengan aparat desa dan pengelola Pamsimas Kampung Mekar Jaya di dekat bangunan Menara air Pamsimas. Bulan November diharapkan air bersih mengalir langsung ke rumah-rumah warga melalui sambungan rumah.
Air Minum Pamsimas Segera Mengalir ke Rumah Warga Kampung Mekar Jaya

Tulangbawang - Kepala Kampung (Desa) Mekar Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulangbawang, Eko Yulianto, mengaku gembira karena tidak lama lagi warga di kampungnya akan segera mendapat pelayanan air bersih langsung ke rumah masing-masing berkat program nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

“Kami sangat gembira, program Pamsimas sudah masuk, dan November tahun ini diharapkan air bersih sudah mengalir ke rumah-rumah, sehingga kesulitan warga kampugn selama ini akan teratasi,” katanya baru-baru ini.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang membantu warga kampung di seluruh Indonesia melalui program Pamsimas, termasuk Pemerintah Kabupaten Tulangbawang yang telah bekerja keras melayani kebutuhan dasar warga desa di bidang air bersih.

Program Pamsimas diluncurkan Pemerintah Pusat ke seluruh Indonesia dalam rangka pencapaian target 100 persen akses aman air minum dan sanitasi layak. Sasaran Pamsimas adalah desa-desa yang kesulitan air bersih.

Kabupaten Tulangbawang telah mengikuti Program Pamsimas sejak tahun 2017, dengan capaian desa pasca-Pamsimas sebanyak 32 desa/kampung. Program Pamsimas di 32 kampung itu telah berjalan dan diharapkan dapat terus berkembang melayani seluruh warga.

Program Pamsimas tahun 2019 di Tulangbawang dilaksanakan di 20 kampung yang dibiayai sepenuhnya melalui dana APBN, sedangkan yang dibiayai dana APBD sebanyak enam kampung/desa, salah satunya adalah Kampung Mekar jaya. Anggaran APBD Tulangbawang TA 2019 tersebut merupakan dana pendampingan dan dukungan untuk dana APBN yang dikucurkan Pemerintah Pusat.

Masing-masing kampung sasaran Pamsimas harus menganggarkan dana sebesar 10 persen dari total biaya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi atau SPAMS yang bersumber dari Dana Desa, kata Eko Yulianto menambahkan.

“Penandatangan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tulangbawang dengan Kelompok Keswadayaan Masyarakat  dari masing masing kampung sasaran Pamsimas sudah ditandatangani, dan diharapkan air sudah mengucur pada November 2019,” katanya. (pspam/yss)


Print Berita