Kementerian PUPR melalui Program Hibah Air Minum terus meningkatkan akses air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang salah satu tujuannya adalah dapat meningkatkan akses aman air minum layak sekaligus derajat kesehatan masyarakat MBR.
Foto: Kementerian PUPR melalui Program Hibah Air Minum terus meningkatkan akses air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang salah satu tujuannya adalah dapat meningkatkan akses aman air minum layak sekaligus derajat kesehatan masyarakat MBR.
PDAM Sleman Sediakan 1.100 Pelanggan Baru Melalui Program Hibah Air Minum

Sleman – Melalui dukungan Program Hibah Air Minum, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  PDAM Sleman akan menambah pelanggan baru dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Pada tahun 2019 ini PDAM Sleman menargetkan 2.000 pelanggan baru . Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.100 pelanggan baru diusulkan dari kalangan MBR,” kata Direktur PDAM Sleman, Dwi Nurwata Di Sleman, Kamis (22/8/2019). Kriteria MRB calon penerima manfaat Program Hibah Air Minum harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Selain bersedia dan memenuhi persyaratan sebagai pelanggan PDAM, bersedia membayar biaya pemasangan sambungan sesuai dengan yang telah ditetapkan PDAM. Untuk kalangan MBR dikenakan tarif pemasangan baru Rp 300 ribu per sambungan. Jauh lebih rendah dari pemasangan reguler sesuai ketentuan sebesar Rp 1.050.000.

Saat ini sudah tersambung sebanyak 728 pelanggan baru dari kalangan MBR, dan diharapkan akhir Agustus 2019 bisa tersambung 1.000 pelanggan baru dari kalangan MBR. Nantinya setelah terpasang, akan diverifikasi BPKP untuk mengetahui pemasangan tersebut layak, tepat sasaran atau tidak.

“Kami mendukung program Hibah Air Minum dari Pemerintah Pusat sehingga semua lapisan masyarakat bisa mengakses kebutuhan air yang layak sehingga meningkatkan derajat kesehatan dan ekonomi.

Program Hibah Air Minum melalui Kementerian PUPR kepada pemerintah daerah bersumber dari dana APBN. Program ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan air minum melalui jaringan perpipaan, bertujuan untuk k meningkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan 100 persen air bersih kepada seluruh lapisan masyarakat. (pspam/yss)

 


Print Berita