Foto : Foto Bersama Launching Program Kementerian PUPR Bijak Kelola Sampah


Launching Program PUPR Bijak Kelola Sampah

Acara tersebut dibuka oleh Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Bapak Ir. Sudirman, MM. Bapak Ir. Sudirman, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa volume timbulan sampah di Kampus PUPR selama 1 (satu) bulan mencapai 23 ton. Keadaan ini membuat Kementerian PUPR harus mulai menerapkan pengelolaan sampah secara konsisten dan komprehensif. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mengelola sampah di Kampus Kementerian PUPR adalah dengan menerapkan konsep kantor ramah lingkungan (Eco-Office). Konsep ini diterapkan dengan mengubah perilaku pegawai Kementerian PUPR agar sadar dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan oleh masing-masing. Upaya pengelolaan sampah dilakukan dengan mengurangi penggunaan sampah plastik serta melakukan pemilahan sampah sesuai dengan jenis dan spesifikasi sampah. Hal ini sudah diamanatkan dalam Surat No. UM.0301-Sj/610 yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR pada tanggal 19 Juni 2019 mengenai pembatasan penggunaan kemasan plastik di lingkungan Kampus Kementerian PUPR. Diharapkan dengan penerapan Eco-Office dapat mengurangi timbulan sampah yang dikelola di TPA.

Sasaran dari sosialisasi ini adalah seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan sampah di Kampus Kementerian PUPR, diantaranya para pedagang di kantin Kementerian PUPR dan Pegawai PUPR selaku konsumen dapat bersinergi melakukan pengelolaan sampah yang bijak dan konsisten di lingkungan Kementerian PUPR.

Untuk memperkaya pengetahuan terkait bijak kelola sampah, turut hadir narasumber yang menyampaikan tentang kebijakan dalam pengelolaan sampah yaitu Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Bapak Ir. Sudirman, MM; pihak Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman; dan pihak pengelola sampah di Kementerian PUPR, PT. Wasteforchange Alam Indonesia.

Print Berita