Foto : Kegiatan Foto Bersama Pada Peningkatan Kapasitas Senior Fasilitator Dan Tenaga Fasilitator Lapangan (STFL &TFL;)


Peningkatan Kapasitas Senior Fasilitator Dan Tenaga Fasilitator Lapangan (STFL &TFL;) Guna Pembangunan Sanitasi Provinsi Sumatera Barat, Riau Dan Jambi. Tahun Anggaran 2019

Satuan Kerja Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) bersama dengan Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Direktorat Jendral Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pada tanggal 24-26 Juli 2019, mengadakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Senior Fasilitator dan Tenaga Fasilitator Lapangan (STFL & TFL) Program Sanimas IsDB Region II untuk Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi, di Hotel Grand Central, Kota Pekanbaru, Riau.

Seperti kita ketahui bersama kita menyadari bahwa pelayanan dan penyediaan sarana dan prasarana sanitasi yang layak dan berkelanjutan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat serta bentuk perlindungan lingkungan dari dampak pencemaran. Rencana  Pembangunan  Jangka  Menengah Nasional (RPJM) Tahun 2015 sampai dengan 2019 mengamanatkan program 100 – 0 – 100, yaitu pencapaian 100% akses aman air minum, bebas kumuh dan 100% akses sanitasi yang layak pada akhir tahun 2019.

Untuk mencapai target tersebut, salah satu pendekatan pelayanan sanitasi akan dilakukan melalui pelayanan sistem setempat dan sistem terpusat/ perpipaan dengan pola pendekatan penanganan sanitasi berbasis masyarakat.

Pada tahun 2006, sistem layanan air limbah skala komunal berbasis masyarakat, (SANIMAS) mulai dikembangkan sebagai salah satu program pembangunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sistem ini merupakan bagian yang penting dalam pengembangan insfrastruktur air limbah di Indonesia. Saat ini, lebih dari 10.000 sarana air limbah komunal telah dibangun di seluruh Indonesia, baik melalui pembiayaan APBN, DAK, USRI, maupun IsDB (Islamic Bank Development).

Program Sanimas IsDB yang telah berjalan sejak tahun 2014 s/d 2019 ini, memiliki target sasaran pembangunan sebanyak 1.800 titik lokasi di 13 propinsi pada 58 Kabupaten/Kota. Tahun anggaran untuk Region II dimulai pada tahun 2014 s/d tahun 2018 jumlah Kab/Kota penerima program Sanimas IsDB ada sebanyak 27 Kab/Kota dan terdapat penambahan 17 Kab/Kota baru sehingga total penerima program Sanimas IsDB menjadi 44 Kabupaten/Kota. Dan untuk kegiatan Sanimas IsDB Region II di tahun 2019 ini memiliki jumlah lokasi sebanyak 108 Kab/Kota yang akan dibangun di setiap masing-masing lokasi yang sudah ditentukan. Sehubungan dengan target pelaksanaan Sanimas IsDB yang telah berjalan tersebut,  perlu diketahui dan ditekankan bahwa pelaksanaan kegiatan Sanimas IsDB pada tahun anggaran 2019 ini adalah merupakan tahun terakhir pelaksanaan program.

Pencapaian pelaksanaan Program Sanimas IsDB Region II ini masih memiliki beberapa isu kritis seperti mundurnya Kota Solok dari Program Sanimas IsDB Tahun 2019 sesuai surat Walikota Solok tertanggal 3 Mei 2019. Namun, upaya penyelesaiannya berupa surat dari Direktur PPLP tertanggal 17 Juni 2019 agar Pemko Solok mempertimbangkan kembali keputusan mundur dari Program Sanimas IsDB dan audensi dengan DPIU dan Satker tanggal 25 Juni 2019 dimana Pemko Solok siap melaksanakan Program Sanimas IsDB apabila secara teknis dan non teknis layak untuk dilaksanakan. Adapun beberapa isu kritis yang diselesaikan dengan upaya yang tepat dan cermat.

Salah satu bentuk dukungan untuk mempercepat pencapaian target ini adalah dengan dilakukannya Kegiatan Peningkatan Kapasitas Senior Fasilitator dan Tenaga Fasilitator Lapangan ( STFL & TFL ), Program Sanimas IsDB Region II untuk Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi, dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas para pelaku program terutama para STFL (Senior Tenaga Fasilitator Lapangan) dan TFL (Tenaga Fasilitator Lapangan) didalam menjalankan Tugas sebagai pendamping Program Sanimas IsDB. 

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun persepsi dan pemahaman yang sama diantara para pelaku program khususnya kepada para STFL & TFL terutama yang terkait evaluasi terhadap pencapaian program dan teknis pelaksanaan program, operasional & pemeliharaan sarana, serta kelembagaan dan pengembangan sarana ditingkat masyarakat.

Disamping itu, dalam sambutan Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Hidup, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR yang disampaikan oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wil. Riau, Ir. Ichwanul Ihsan, mengatakan bahwa “.. kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya kita bersama dalam rangka memberikan pembekalan dan pemahaman kepada STFL maupun TFL sebagai pelaku ditingkat kelurahan/desa mengenai mekanisme dan strategi kegiatan pengakhiran program Sanimas IsDB pada tahun 2019 ini”.

Kegiatan Peningkatan Kapasitas STFL & TFL Program Sanimas IsDB Region II ini turut juga dihadiri oleh Tim CPMU Sanimas IsDB, Tim Teknis RPMC II Sanimas IsDB, Tim Satuan Kerja Infrastruktur Berbasis Masyarakat, serta seluruh peserta Peningkatan Kapasitas Senior Fasilitator dan Tenaga Fasilitator Lapangan (STFL & TFL ) Program Sanimas IsDB Region II.

Print Berita