Foto : Bapak Direktur Pengembangan PLP Sedang Memimpin Rapat Mekanisme Pemantauan Dan Evaluasi Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman


Mekanisme Pemantauan Dan Evaluasi Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman

Dalam rangka pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pengembangan sistem pengelolaan air limbah domestik, sistem pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan, Direktorat Pengembangan PLP menyelenggarakan rapat Mekanisme Pemantauan dan Evaluasi di Bidang PLP pada tanggal 27 Juni 2019 di Ruang Rapat Direktorat Pengembangan PLP. Rapat ini dipimpin oleh Ir. Dodi Krispratmadi, M.Env.E selaku Direktur Pengembangan PLP. Rapat ini bertujuan untuk membahas mekanisme dan jadwal pemantauan dan evaluasi yang telah disusun oleh Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi. Rapat mekanisme pemantauan dan evaluasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Subdirektorat Perencanaan Teknis, Subdirektorat Pengelolaan Air Limbah Domestik, Subdirektorat Pengelolaan Persampahan dan Drainase Lingkungan, Subdirektorat Standardisasi dan Kelembagaan, Subbag Tata Usaha, dan PPK Pengembangan PLP Satker IBM.

Pada diskusi tersebut, Dodi menyampaikan bahwa pemantauan diperlukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai atau tidak sesuai dengan rencana sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan atau preventif jika diperlukan. Sedangkan evaluasi diperlukan agar dapat diketahui taraf pencapaian tujuan dari kegiatan sehingga dapat diambil suatu keputusan atau kebijakan lebih lanjut mengenai program tersebut. Selain itu, Dodi juga menyampaikan bahwa pemantauan dan evaluasi akan dilaksanakan pada semua tahapan yaitu tahap perencanaan (ex-ante), tahap pelaksanaan (on-going), dan tahap pasca konstruksi (ex-post). Dengan adanya pemantauan dan evaluasi pada semua tahapan di bidang PLP oleh Direktorat Pengembangan PLP, diharapkan dapat menjadi platform untuk Direktorat Jenderal Cipta Karya serta membantu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. “Instrumen pemantauan dan evaluasi perlu memperhatikan aspek Sistem Pengendalian Manajemen (SISDALMEN)”, ujar Dodi.

Dalam kesempatan diskusi tersebut, Suharsono Adi Broto selaku Kasubdit Pengelolaan Air Limbah Domestik memberikan masukan terkait pemantauan pada tahap perencanaan. Pemenuhan readiness criteria sangat penting sebelum tahap pelaksanaan. “Terkait ketersediaan lahan, perlu dilengkapi dengan gambar ukur untuk memastikan bahwa Pemerintah Daerah benar-benar menyiapkan lahan dan untuk menghindari sengketa lahan”, ujar Suharsono. Sarwono Rochmat, Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi menyampaikan bahwa untuk menentukan suatu kegiatan layak atau tidak untuk dilanjutkan ke tahap pelaksanaan maka akan ditetapkan penilaian/scoring pada readiness criteria.  

Penjelasan singkat mengenai mekanisme pemantauan dan evaluasi Direktorat Pengembangan PLP disampaikan oleh Meinar Manurung selaku Kasi Pemantauan dan Evaluasi I. Tim pemantauan dan evaluasi akan menyampaikan rencana, maksud dan tujuan, serta form/data isian kepada Balai Prasarana Permukiman Wilayah. Kemudian, tim akan kelapangan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi. Setelah dari lapangan, tim akan menyampaikan hasil temuan dan rekomendasi kepada Balai PPW. “Kita berharap, Balai PPW akan menindaklanjuti dan menyampaikan hasil dari tindak lanjut tersebut kepada Tim Pemantauan dan Evaluasi sehingga informasi tersebut dapat dijadikan masukan untuk perencanaan kedepan” ujar Meinar.

Kedepannya Direktorat Pengembangan PLP akan menyusun pedoman untuk pemantauan dan evaluasi infrastruktur PLP.

 

Teks                       : Mitria Widianingtias, Meinar Manurung

Dokumentasi        : Subdit Pemantauan dan Evaluasi

Print Berita