Foto : Suasana Kegiatan Rapat Antara Menko Kemaritiman, Gubernur Jabar Dan Dirjen Cipta Karya Untuk Citarum


Menko Kemaritiman, Gubernur Jabar Dan Dirjen Cipta Karya Sepakati Pendanaan Rp 1,4 Triliun Untuk Citarum

Bank Dunia melalui Program "Improvement of Solid Waste Management for Regional and Urban Cities" akan memberikan pinjaman dana sebesar USD 100 juta atau Rp 1,4 triliun untuk mengatasi sampah Sungai Citarum. Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Dirjen Cipta Karya Danis Sumadilaga yang dihadiri oleh kementerian/lembaga terkait pada Jumat (21/06/19).

Disepakati bahwa 80 persen dari total dana tersebut dipergunakan untuk mengatasi persoalan sampah di Bandung Raya. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa 80 persen sampah di sungai Citarum berasal dari kawasan Bandung Raya. Sedangkan, 20 persen berasal dari luar Bandung Raya, seperti Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

Disepakati pula perubahan komponen pendanaan menjadi 85 persen untuk pembangunan infrastruktur dan sarana fisik sedangkan 15 persen untuk peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan kesadaran masyarakat.

Dalam paparan usulan kegiatannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan dana tersebut akan digunakan sebagai investasi pembangunan infrastruktur, pengelolaan sampah sampai ke level RT atau RW, serta untuk membangun atau mengubah pola pikir masyarakat tentang persampahan.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Cipta Karya Danis Sumadilaga menjelaskan, teknologi pengolahan sampah yang akan digunakan adalah teknologi yang sudah banyak berhasil diterapkan di Indonesia, seperti TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah berbasis Reduce, Reuse, & Recycle), TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu), maupun pengolahan sampah menjadi listrik dan RDF (Refuse Derived Fuel). Diharapkan pengolahan sampah tersebut tidak hanya mengatasi permasalahan sampah, tapi juga menghasilkan produk yang bernilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Beliau juga mengusulkan kegiatan Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat) untuk mengatasi masalah limbah domestik yang masuk ke Citarum.

Diharapkan pemerintah Kabupaten/Kota penerima program dapat segera melengkapi Readiness Criteria yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk keberlanjutan program ini.

Print Berita