Penguatan Kapasitas TFL Untuk Keberhasilan Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya Tahap II

Satuan Kerja Penyehatan Lingkungan Permukiman Berbasis Masyarakat (PLP-BM) bersama dengan Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Direktorat Jendral Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,  pada tanggal 26-31 Agustus 2018, mengadakan Penguatan Kapasitas TFL (Tenaga Fasilitator Lapangan) Sanitasi Perdesaan Padat Karya TA. 2018 Tahap 2, di Bogor.

Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal/miskin yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja, dan teknologi lokal dalam rangka membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur sanitasi (air limbah dan persampahan) di wilayahnya. Tahap II ini daerah yang fasilitatornya dilakukan pembekalan adalah Kab. Lampung Selatan, Kab. Tanggamus, Kab. Bangka, Kab. Bangka Barat, Kab. Parigi Mutong, Kab. Indramayu, dan Kab. Kuningan.

Acara ini bertujuan untuk mempersiapkan TFL, baik teknis maupun pemberdayaan agar dapat memberikan pendampingan kepada masyarakat di tahapan pelaksanaan konstruksi dan paska konstruksi untuk kegiatan Sanitasi Perdesaan Padat Karya.

Dalam sambutannya, Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Bapak Dodi Krispratmadi, mengatakan “Tahapan dalam peningkatan kapasitas perlu mendapatkan perhatian khusus, guna menjamin kegiatan Sanitasi Perdesaan Padat Karya dapat berjalan dengan baik, mulai dari praktek dan simulasi harus dilakukan secara simultan selama proses Peningkatan Kapasitas, sehingga diharapkan seluruh peserta untuk aktif dalam setiap proses”.

Pada acara kali ini turut mengundang, Para TFL Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya, Narasumber serta praktisi dalam bidang sanitasi. (TimPub.PLPBM)