Foto : Foto Suasana Kegiatan Pelaksanaan Uji Coba Indikator Kinerja BUMD Dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik


Pelaksanaan Uji Coba Indikator Kinerja BUMD Dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik

Salah satu alternatif lembaga operator dalam pengelolaan air limbah domestik adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dapat berbentuk Perusahaan Daerah.  Saat ini, terdapat beberapa Perusahaan Daerah yang telah melakukan pengelolaan air limbah domestik yaitu PD. PAL Jaya Prov. DKI Jakarta, PD. PAL Kota Banjarmasin, PDAM Tirtawening Kota Bandung, PDAM Tirtanadi Prov. Sumatera Utara, PDAM Kota Surakarta dan PDAM Kota Balikpapan. Untuk  itu, dalam rangka meningkatkan potensi dan kinerja pengelolaan air limbah domestik, diperlukan suatu Indikator Kinerja bagi BUMD yang terlibat dalam pengelolaan air limbah domestik.

Pada pertengahan September, tepatnya pada tanggal 18 – 19 September 2017, Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) melalui Subdit Standardisasi dan Kelembagaan, telah melaksanakan Uji Coba Indikator Kinerja BUMD dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik, bertempat di PDAM Kota Surakarta. Uji coba ini merupakan hasil tindak lanjut dari Konsinyasi 1 pada Juli lalu dan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan memverifikasi implementasi Indikator Kinerja di lapangan. Sebelumnya, pelaksanaan Uji Coba juga telah dilakukan di PDAM Tirtawening Kota Bandung, PDAM Tirtanadi Prov. Sumatera Utara dan PD. PAL Jaya Prov. DKI Jakarta.

Uji Coba di PDAM Kota Surakarta dibuka oleh Direktur Utama PDAM Kota Surakarta, Bapak Maryanto dan dilanjutkan dengan pengisian dan pembahasan Indikator Kinerja yang dipimpin oleh Bapak Tri Atmojo selaku Direktur Teknik PDAM Kota Surakarta. Proses pengisian dan pembahasan dilakukan secara berurutan pada setiap Aspek meliputi Aspek Keuangan, Aspek Pelayanan, Aspek Operasional dan Aspek Sumber Daya Manusia (SDM).

Dari proses pembahasan, dihasilkan beberapa masukan terhadap Indikator Kinerja khususnya pada Aspek Keuangan dan Aspek Sumber Daya Manusia (SDM) berkaitan dengan belum terpisahnya sistem keuangan dan sistem kepegawaian pada pengelolaan air bersih dan air limbah di PDAM. Pada Aspek Pelayanan, terdapat kendala pada indikator yang berkaitan dengan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) dikarenakan Program L2T2 yang dilaksanakan masih dalam proses persiapan maupun uji coba. Sementara itu, untuk Aspek Operasional, diperoleh masukan terkait baku mutu air limbah domestik hasil olahan IPLT maupun IPALD yang seharusnya digunakan dalam menilai indikator.

Kegiatan Uji Coba ditutup pada tanggal 19 September 2017 oleh Direktur Utama PDAM Kota Surakarta, Bapak Maryanto. Dalam arahannya beliau mengatakan bahwa dengan telah dilakukannya Uji Coba ini, diharapkan Indikator Kinerja dapat segera ditetapkan dan diterapkan secara nasional.

Sementara itu, sebagai langkah tindak lanjut dan untuk semakin menyempurnakan penyusunan Indikator Kinerja BUMD dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik, hasil pelaksanaan Uji Coba ini akan dibahas dan dikonsinyasikan kembali pada Bulan Oktober mendatang. (Niken, Indah/SK)

Print Berita