Foto : Foto Suasana Kegiatan KICK OFF MEETING PPSP TINGKAT PROVINSI NTB DIHADIRI DIREKTUR PENGEMBANGAN PLP


KICK OFF MEETING PPSP TINGKAT PROVINSI NTB DIHADIRI DIREKTUR PENGEMBANGAN PLP

Program Percepatan Pembaangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di Provinsi NTB dilaksanakan sejak Tahun 2010 melalui tahapan penyusunan Dokumen Buku Putih Sanitasi (BPS), Strategi Sanitasi Kota (SSK) dan Memorandum Program Sanitasi (MPS). Dengan adanya target Universal Akses Sanitasi 100% Tahun 2019, maka sepuluh Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB telah menyelesaikan penyusunan Dokumen Pemutakhiran SSK pada Tahun 2016. Untuk itu pada tahun 2017 merupakan tahapan Implementasi bagi Provinsi NTB untuk meningkatkan akses layanan sanitasi menuju Universal Akses.

Kick Off Meeting PPSP Tingkat Provinsi NTB yang dilaksanakan Rabu, 10 Mei 2017 merupakan upaya untuk mendorong komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi dalam pembangunan sanitasi berkelanjutan menjadi sebuah gerakan bersama demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pokja Sanitasi Provinsi NTB dengan difasilitasi oleh Satker PSPLP Provinsi NTB bertempat di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur Provinsi NTB.

Dalam pembukaannya oleh Kepala Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan dan LPBJ Setda Provinsi NTB Bapak Ir. H. Suahib, ME menyampaikan, “Pembangunan Sanitasi harus memiliki basis perencanaan yang memadai dan telah disepakati oleh semua pihak. Dengan adanya dokumen pemutakhiran Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) yang telah dimiliki oleh 10 Kabupaten/Kota dan Road Map Sanitasi dapat menjadi refrensi dan acuan untuk melakukan langkah nyata dalam mengimplementasikan hasil sesuai kewenangan yang dimiliki sehingga bersinergi dengan semua  stakeholder pemerintah, swasta dan masyarakat yang menjadi kunci keberhasilan sanitasi di Provinsi NTB”.

Sesuai dengan jadwal yang telah disiapkan dalam susunan kegiatan Kick Off Meeting PPSP Tingkat Provinsi NTB disampaikan beberapa materi. Adapun salah satunya disampaikan oleh Direktur Pengembangan PLP Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Bapak Ir. Dodi Krispratmadi, M.Env.E yang menyampaikan materi Pendekatan Teknis dalam Pencapaian Universal Akses 2019. Panel selanjutnya disampaikan oleh stakeholder terkait seperti Dinas Kesehatan, Bappeda Provinsi NTB, Wash Unicef, Pokja AMPL Nasional/Bappenas, bagian Ekonomi Sosial Budaya dan Kesra Biro AP dan LPBJ Setda Provinsi NTB, Prosda USDP Provinsi NTB dan Direktur PT. PLN Provinsi NTB.

Adapun hasil presentasi dan diskusi yang disampaikan oleh nara sumber yakni; akses utama dalam pengelolaan sanitasi meliputi aspek pengaturan, aspek kelembagaan, aspek teknis, aspek keuangan dan aspek peran serta masyarakat. Layanan sanitasi berkelanjutan harus dilakukan pengelelolaan mulai dari sumber sampai dengan pengelolaan/pemrosesan akhir dengan penyiapan regulasi dan kelembagaan pengelolanya. (errin/samsul/PSPLPNTB)

Print Berita