Komitmen Kepala Daerah Untuk Universal Akses Sanitasi

Pembangunan sanitasi aman dan air minum layak merupakan hal yang penting untuk mendukung pembangunan di sektor lainnya. Sanitasi dan air minum merupakan hak dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah agar masyarakat bisa menikmati hidup yang lebih baik. Hingga saat ini, jumlah penduduk yang sudah mempunyai akses terhadap sanitasi yang layak sebesar 63 persen. Masih ada sekitar 37% yang harus dikejar dalam lima tahun ke depan. Kalau dihitung, rata-rata hampir 7% dalam satu tahun kita harus tumbuh. Lima tahun yang lalu, kita tumbuh rata-rata 2% per tahun. Jadi untuk mengejar Akses Universal 2019, perlu upaya tiga setengah kali lipat, untuk mengejar target tersebut.

Diperlukan beberapa upaya terobosan yang perlu dilakukan diantaranya melalui pembangunan infratruktur sanitasi baik skala regional, skala perkotaan hingga skala komunal, dalam rangka mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. Untuk mencapai target 100% tersebut, pendekatan pelayanan sanitasi akan dilakukan melalui pelayanan sistem setempat dan sistem terpusat/ perpipaan dengan pola pendekatan penanganan berbasis masyarakat dan berbasis institusi. Terdapat lebih dari 6.000 unit infrastruktur sanitasi berbasis masyarakat yang telah terbangun di seluruh provinsi di Indonesia yang tentunya sangat memerlukan upaya-upaya yang dapat menjamin keberlanjutannya. Untuk itu Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan dan Permukiman, Direktorat Jendral Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memandang penting untuk menyelenggarakan acara Pengembangan Pelayanan Klinik Sanitasi Sosialisasi Sanitasi Berbasis Masyarakat.

Acara ini diselenggarakan di 2 lokasi yaitu Yogyakarta, bertempat di Hotel Sheraton Mustika Kamis 26-29 Mei 2016 dan di Makasar bertempat di Hotel Grand Clarion 30 Mei-2 Juni 2016, mengundang Bupati/Walikota dari 70 Kabupaten/Kota, Kepala Bappeda, dan Kepala Dinas terkait Sanitasi Berbasis Masyarakat dan Tempat Pengelolaan Sampah dengan pola 3R, dari Bagian Barat dan Bagian Timur Indonesia. Selain itu pula acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Bappeda, Dinas PU Kabupaten Kota beserta jajarannya, dan juga dihadiri oleh pejabat dari Direktorat Pengembangan PLP dan stakeholder lainnya yang berkepentingan dengan sanitasi permukiman.

Sebagaimana yang disampaikan dalam pembukaan acara ini oleh Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Dodi Krispratmadi, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran yang baik akan pentingnya sanitasi, sehingga diharapkan para Bupati/Walikota dapat mendukung kegiatan tersebut di daerahnya masing-masing. Selanjutnya pada kesempatan tersebut diluncurkan pula aplikasi pengembangan pelayanan Klinik Sanitasi yang dibuat sebagai wadah komunikasi, diskusi, serta pertukaran informasi terkait penyelenggaraan sanitasi permukiman. Diharapkan keberadaan Klinik Sanitasi ini dapat mengatasi kendala informasi yang valid tentang sanitasi, untuk berkonsultasi dan berdiskusi untuk pengembangan sanitasi, termasuk tempat belajar dan berbagi pengalaman antara  aparat daerah, pokja sanitasi daerah, praktisi, akademisi, fasilitator serta komunitas sanitasi yang ada.

Adapun puncak acara dari acara ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerjasama untuk membangun komitmen Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pembangunan berkelanjutan pengelolaan bangunan sanitasi. Penandatangan kali ini dilakukan oleh 6 Bupati atau yang mewakili, meliputi Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, serta Kabupaten Lingga (acara sosialisasi di Yogyakarta) dan 9 Bupati/Walikota atau yang mewakili Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bone, Kabupaten Bulukumba, Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Tanatoraja, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur serta Kabupaten Barru. Penandatangan dilakukan oleh Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Dodi Krispratmadi dengan Bupati maupun walikota atau yang mewakili dari masing-masing kabupaten kota. (AdSR/TimPub.PLPBM)