Foto : Indonesia Targetkan Akses Sanitasi Layak 100% Di 2019


Indonesia Targetkan Akses Sanitasi Layak 100% Di 2019

Pelayanan sanitasi kepada masyarakat ditargetkan terpenuhi 100% pada 2019 dengan kebutuhan dana sebesar Rp 380 triliun. Untuk mencapai target tersebut harus dipersiapkan perencanaannya, salah satunya melalui Program Percepatan Pembangunan Sanitasi (PPSP) dan Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK).

“Setiap kabupaten/kota harus menyusun SSK, dari 520 kabupaten/kota, yang sudah punya SSK baru 349 kabupaten/kota. Dengan adanya SSK, mereka sudah mengetahui kebutuhannya masing-masing, sehingga harus mencari sendiri alokasi dananya,” kata Djoko Mursito, Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) Ditjen Cipta Karya, dalam keterangan tertulis, yang diterima GATRAnews, di Jakarta, Senin (14/4).

Djoko menyebutkan, saat ini baru ada 224 kabupaten/kota yang sudah mendeklarasikan peduli sanitasi dan akan mengalokasikan dananya sebesar 2%. Dia menginformasikan saat ini pelayanan sanitasi baru mencapai 58%. Sedangkan tahun 2015 target rumah tangga dengan akses sanitasi layak dan berkelanjutan menjadi 62,41%.

“Ada tahapan-tahapan untuk mempercepat pencapaian target sanitasi, yaitu pengolahan air limbah secara perpipaan terpusat (off-site), pengolahan air limbah untuk satu kawasan lingkungan permukiman (komunal), dan adanya sistem penyedotan secara berkala (on-site). Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi sungai atau kali yang tercemar,” jelas dia.

Di samping kegiatan pengelolaan sanitasi, Djoko juga menyinggung tentang The National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Selain pembuatan tanggul, program itu juga meliputi reklamasi pantai, pengembangan pelabuhan, pengerukan sungai, dan pembuatan waduk.

“Program NCICD merupakan upaya yang terintegrasi di berbagai bidang dalam rangka menangani permasalahan banjir Jakarta,” pungkasnya.

Print Berita