Peningkatan Akses Sanitasi di NTB Melalui Program Sanimas SPALD-S

27 Jul 2022Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Barat (BPPW NTB) yang diwakili oleh Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah II Indra Rulianti melakukan kegiatan Peletakan Batu Pertama Program Sanitasi Berbasis Masyarakat Sistem Pengelolaan Air Limbah Setempat (Sanimas SPALD-S) yang berlokasi di Desa Peresak, Kecamatan Batuk Liang, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (25/07/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kelompok Fraksi (Kapoksi) F-PKS Komisi V DPR RI, Dinas PUPR Kabupaten Lombok Tengah, PPK Sanitasi BPPW NTB L. Wira Hariyadi, Camat Batuk Liang, Kepala Desa Peresak, Bhabinkamtibmas dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Program Sanimas.

Pada Tahun Anggaran 2022 Kementerian PUPR  mengalokasikan anggaran untuk Program Sanimas SPALD-S sebanyak Rp11.500.000.000,- dengan jumlah lokasi sebanyak 23 desa dan salah satunya adalah di Desa Peresak, Kecamatan Batuk Liang, Kabupaten Lombok Tengah.

Program Sanimas SPALD-S merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal/miskin yang bersifat produktif  berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja, dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka stunting. Pola penyelenggaraan Program Sanimas SPALD-S dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dengan didampingi oleh Fasilitator Kabupaten dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang memiliki kemampuan teknis dan sosial kemasyarakatan, mulai kegiatan perencanaan pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.

Kepala BPPW NTB Ika Sri Rejeki mengungkapkan, lingkup pekerjaan dalam Program Sanimas SPALD-S ini terdiri dari Sub-sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (Tangki Septik Individu) dan Toilet Individu dengan jumlah penerima manfaat minimal 50 KK atau setara  dengan 250 jiwa dengan kualitas bangunan sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan. Untuk Desa Peresak, Kecamatan Batuk Liang, Kabupaten Lombok Tengah ini akan dibangun sarana toilet individu dan tangki septik individu sebanyak 29 unit.

Untuk menyukseskan Program Sanimas SPALD-S ini diharapkan peran serta dari semua pihak untuk dapat bekerja sama sampai program ini selesai dan dapat dipergunakan oleh masyarakat penerima manfaat sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat. (Humas/BPPWNTB/ari)