Selasa, 4 Oktober 2022

Kementerian PUPR Dukung Pembangunan Food Estate di Sumatera Utara dengan Pembangunan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Holtikultura

AK - Senin, 27 Desember 2021
Peletakan Batu Pertama Pembangunan TSTH2 Pollung, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara

Humbang Hasundutan –  Pemerintah saat ini sedang membangun food estate di beberapa daerah yaitu di Provinsi Kalimantan Tengah, di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, serta di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. Pembangunan food estate di Kalimantan Tengah ditargetkan akan dibangun dengan lahan seluas 30.000 Ha di tahun 2021. Untuk di Sumatera Utara, ditargetkan akan dibangun dengan lahan seluas 10.000 Ha. Setelah dua provinsi tersebut selesai, pembangunan food estate akan diperluas hingga ke Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Untuk mendukung pembangunan food estate di Sumatera Utara, pemerintah akan membangun Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Holtikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Pembangunan TSTH2 ini ditandai dengan peletakan batu pertama dilaksanakan Kamis (23/12), di Pollung, Humbang Hasundutan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Pertanian Indonesia, Menteri Kesehatan Indonesia, Ketua Dewan LPS, Gubernur Lemhanas, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala BSSN, Gubernur Sumatera Utara, dan Bupati Humbang Hasundutan.

“Pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) ini dirancang sebagai Pusat Riset dan Inovasi Pengembangan Herbal dan Hortikultura yang digunakan untuk penelitian pengembangan bibit hortikultura yang berkualitas tinggi dan bertaraf internasional. Kawasan ini juga akan menjadi pusat bibit herbal dan hortikultura yang hasilnya untuk masyarakat Indonesia,” terang Luhut dalam sambutannya.

Mulai Tahun 2021, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya akan melaksanakan pembangunan secara bertahap dengan anggaran pembangunan yang dialokasikan pada tahun 2021-2023. Lingkup kegiatan pada Tahap I yaitu Gedung Riset Pertanian, Gedung Riset Herbal I, Gedung Smart Green House, Gedung Screen House, Ruang Kontrol Pertanian, Gedung Mess Karyawan, Gerbang dan Pos Satpam, Pagar Keliling di lahan seluas 30 Ha, serta Area Parkir.

“Kementerian PUPR mendapatkan amanah yang cukup besar dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi untuk Membangun TSTH2 Pollung menjadi kawasan riset dan inovasi teknologi,” ungkap Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo.

Penyedia jasa yang akan melaksanakan pembangunan TSTH2 ini adalah PT Brantas Abipraya selaku Kontraktor Pelaksana dengan nilai kontrak sebesar Rp82.271.439.000,- dan Manajemen Konstruksi oleh PT Yodya Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp2.326.321.000,-. Sebagai konsultan perencana, LPPM ITB masih akan terlibat dalam pengawasan berkala selama proses konstruksi fisik berjalan.

“Besar harapan kami agar Pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat di Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung ketahanan herbal dan pangan nasional.” tutup Wempi. (*AK/bpb)

 

 

Berita Terkini