Sabtu, 18 Sepember 2021

TFL Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) Siap Terjun ke Lokasi Dampingan

AK - Jumat, 23 April 2021
TFL Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) Siap Terjun ke Lokasi Dampingan

Surabaya- Proses seleksi Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) secara nasional melalui masing-masing Balai PPW Provinsi telah berakhir dilaksanakan. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para TFL dipersiapkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas TFL. Surabaya merupakan kota kedua penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kapasitas TFL LPK TA 2021 untuk Gelombang 3 dan 4, yang sebelumnya diselenggarakan di kota Bandung pada tanggal 8-9 April 2021 untuk Gelombang 1 dan 2.

Pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas TFL LPK ini dimulai hari Senin (19/04) dan akan dilaksanakan selama lima hari dengan pola diskusi, berbagi pengalaman hingga simulasi penyusunan laporan keuangan.

Direktorat Bina Penataan Bangunan berperan memberikan rekomendasi terhadap desain prototipe bangunan yang direncanakan, penyediaan anggaran biaya untuk Pengelola Teknis serta berkoordinasi dengan Direktorat Sanitasi dan Kementerian Agama terkait pelaksanaan penyediaan sarana dan prasarana sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK).

Melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas TFL ini, Direktorat Bina Penataan Bangunan turut memaparkan materi teknis terkait desain prototipe penyediaan sarana dan prasarana sanitasi di LPK dari Detail Engineering Design (DED), Bill of Quantity (BoQ), hingga Rencana Kerja dan Syarat-Syarat yang nantinya akan menjadi panduan TFL dalam pengawasan serta pemeriksaan di lapangan. Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 22/PRT/M/2018 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara, desain prototipe dapat dilakukan penyesuaian berdasarkan keadaan lokasi, bahan bangunan dan pelaksanaan di lapangan.

TFL diharapkan dapat memahami konsep program dan teknis pelaksanaan program sebelum dimobilisasi ke lapangan. Pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk penyamaan persepsi dan transfer knowledge bagi TFL sehingga pada saat TFL dimobilisasi ke lapangan untuk mendampingi masyarakat, para TFL telah memiliki bekal dan memiliki persepsi sama terhadap program. (AK/rentekpbl)

Berita Terkini