Satu Data untuk Meningkatkan Pembinaan Penataan Bangunan dan Lingkungan

Fitya Intan - Jumat, 6 Sepember 2019
Sambutan oleh Kasubdit Perencanaan Teknis

Data merupakan salah satu hal yang penting dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah. Dalam proses perencanaan, penyusunan kebijakan publik, pelayanan publik, pengawasan kinerja pemerintah, hingga peluang kerjasama dan kemitraan, membutuhkan data yang akurat. Inisiatif satu data merupakan salah satu cara pemerintah untuk membenahi permasalahan terkait penyelenggaraan dan pengelolaan data, untuk itu diterbitkan Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia agar pemerintah bisa melakukan pengumpulan, pengelolaan dan pemanfaatan secara terpadu.

Dalam rangka mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan dalam pemenuhan satu data seperti yang diamanatkan dalam Perpres No.39 Tahun 2019, serta pemutakhiran data pada SIBPB untuk mendukung satu data Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Bina Penataan Bangunan, Direktorat Jenderal Cipta Karya, menyelenggarakan kegiatan Konsolidasi Satu Data Direktorat Bina Penataan Bangunan, pada Hari Kamis dan Jum’at, 5-6 September 2019 di Gran Mahakam Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) di 33 provinsi dan tenaga pengelolaan database dari masing-masing provinsi. Rangkaian kegiatan dibuka dengan sambutan dari Direktur Bina Penataan Bangunan, yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Kasubdit Perencanaan Teknis, Fajar Santoso.

Fajar dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam pemenuhan satu data ini, kita tidak dapat bergerak sendiri, kita memerlukan dukungan hingga ke Kabupaten/Kota untuk data yang akurat, mutakhir, terpadu dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagipakaikan, serta dapat dikelola secara baik terintegrasi dan berkelanjutan. Dan dalam pemenuhan satu data ini BPPW juga memiliki peran penting.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pleno terkait Kebijakan Satu Data Direktorat Jenderal Cipta Karya yang disampaikan oleh Kasubdit Pengelolaan Data dan Sistem Informasi, Sri Murni Edi K., serta mengenai Sistem Informasi BPB yang dijelaskan oleh Kasubdit Perencanaan Teknis, Fajar Santoso.

Dalam penjelasannya Sri Murni menyampaikan Satu Data ini diharapkan dapat memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman bagi instansi pusat dan instansi daerah dalam rangka penyelenggaraan pengelolaan data dan dapat mendukung sistem statistik nasional yang sesuai dengan peraturan perundang-perundangan. Pada hari ke dua rangkaian kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pelatihan pengisian SIBPB.

Diharapkan melalui terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk dapat memberikan data yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan serta diharapkan peserta dapat menyusun isian data di dalam SIBPB sebagai dukungan untuk satu data Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Berita Terkini