Dirjen Cipta Karya Bekali CPNS Formasi 2018

Hery Wahdaniyat - Jumat, 26 April 2019
Dirjen Cipta Karya Bekali CPNS Formasi 2018

Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga memberikan pembekalan kepada 1.027 peserta pada acara Orientasi Tugas Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2018 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Gedung Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (24/04/2019). Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Cipta Karya didampingi oleh Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Edward Abdurrahman.

Dalam pembekalan tersebut Danis menjelaskan tentang profil Ditjen Cipta Karya dan mengangkat tema Peran Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman.

Danis mengungkapkan bahwa Ditjen Cipta Karya terdiri dari beberapa Direktorat yaitu Sekretariat Ditjen Cipta Karya, Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman, Direktorat Bina Penataan Bangunan, Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, BPPSPAM, dan yang baru dibentuk yaitu Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar.

“Sementara kebijakan pembangunan infrastruktur permukiman Ditjen Cipta Karya yaitu berupa arah kebijakan, seperti layanan air minum aman (4K) Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas, Keterjangkauan, kerja sama efektif pusat-daerah, sinergi pendanaan efektif dan efisien dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses air minum aman,” tutur Danis.

Lanjut Danis, sistem layanan sanitasi yang berkelanjutan, komitmen Kepala Daerah untuk kebijakan afirmatif, infrastruktur dan pendanaan atau investasi yang efektif dan efisien, tarif seperti operational cost recovery, dan perubahan perilaku masyarakat juga menjadi arah kebijakan dari Ditjen Cipta Karya.

Selain itu, Danis juga menjelaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 yaitu Ditjen Cipta Karya fokus pada peningkatan daya saing nasional melalui penyediaan infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi terutama infrastruktur dasar seperti pemenuhan akses air minum dan sanitasi sebesar 100% dan pengurangan kumuh menjadi nol%.

“Visium Kementerian PUPR 2030 Bidang Cipta Karya meliputi permukiman layak huni seperti 100% akses air minum, 0% permukiman kumuh dan 100% akses sanitasi. Selain itu permukiman tahan bencana, penerapan bangunan gedung hijau dan permukiman yang menerapkan teknologi informasi,” ungkap Danis.

Danis juga menambahkan untuk kawasan permukiman Ditjen Cipta Karya memiliki program seperti pembangunan infrastruktur permukiman di perkotaan, perdesaan, dan kawasan khusus, peningkatan kualitas lingkungan di kawasan permukiman kumuh, penataan kawasan permukiman kampung nelayan, program berbasis masyarakat seperti Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dan Neighborhood Uppgrading and Shelter Project (NUSP).

Untuk program Ditjen Cipta Karya bidang air minum, programnya terdiri dari SPAM Regional, SPAM Skala Perkotaan, SPAM Perdesaan, Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat dan penyediaan air minum di kawasan perbatasan, pulau-pulau kecil dan kawasan terpencil (kawasan khusus). Sedangkan untuk sanitasi, Ditjen Cipta Karya memiliki program seperti SPAL Regional, SPAL Skala Kota, Sanitasi Berbasis Masyarakat, Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja, TPA Regional, TPA Skala Kota dan TPST 3R.

Selain itu program Ditjen Cipta Karya untuk penataan bangunan dan kawasan yaitu penyelenggaraan bangunan gedung dan penataan bangunan dan lingkungan, pengembangan Kota Hijau (P2KH), Pengembangan Kota Pusaka (P3KP), pembangunan RTH, pembangunan Kebun Raya dan fasilitasi Pemda terkait regulasi bangunan gedung.

“Setelah penjelasan ini saya harap semua sudah mengenal Cipta Karya. Ditjen Cipta Karya memang agak berbeda dengan Satminkal lainnya di Kementerian PUPR, di mana lingkupnya lebih banyak dan luas,” kata Danis. (ari)

Berita Terkini

Infografis Bina Penataan Bangunan

Fakta Bang Unan

Gereja Blenduk dikenal sebagai bangunan di mana masyarakat Belandalah yang membangunnya pada tahun 1753 dan juga sebagai gereja Kristen paling tua yang berlokasi di Jawa Tengah. Setiap hari Minggu gereja ini masih aktif dipakai untuk beribadah sampai sekarang.

Tanya Jawab Kepada Bang Unan


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Direktorat Jenderal Cipta Karya
Direktoran Bina Penataan Bangunan

Jl. Pattimura No. 20 Jakarta Selatan
Phone : (021) 727-97233
Fax : (021) 727-97233
Email : rentekturpbl@gmail.com

Statistik Pengunjung

Visitor : 1
Hits : 123905
Today : 217
Online : 4