Umum

Penataan Situs Makam Syekh Burhanuddin di Padang Pariaman

Oleh Hery Wahdaniyat Jumat, 1 Februari 2019 | 08:39 WIB
Penataan Situs Makam Syekh Burhanuddin di Padang Pariaman
Penataan Situs Makam Syekh Burhanuddin di Padang Pariaman

Syekh Burhanuddin merupakan seorang ulama yang membawa ajaran Islam dengan pendekatan Tarekat Syatariyah di Sumatera Barat, khususnya daerah Ulakan Kabupaten Padang Pariaman. Sampai saat ini masih banyak jamaah mendatangi kawasan ulakan untuk berziarah yang puncaknya hingga mencapai ribuaan penziarah yaitu pada tanggal 10 bulan Safar.

Direktorat Jenderal Cipta Karya di tahun 2018 telah merencanakan penataan bangunan Kawasan Makam Syekh Burhanuddin yang menjadi situs sejarah/kawasan religi tersebut. Dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di Kantor Bupati, Rabu (30/1/2019), Kepala Satuan Kerja Penataan Bangunan Lingkungan Provinsi Sumatera Barat Gatot Joko Sungkowo menyebutkan bahwa kegiatan ini termasuk prioritas karena melihat pada kondisi kawasan situs makam yang ramai dikunjungi penziarah namun kurang didukung infrastruktur yang memadai.

“Penataan bangunan kawasan makam Syekh Burhanuddin ini akan menelan biaya yang cukup besar karena meliputi pekerjaan renovasi surau, pembangunan penginapan untuk penziarah, pembangunan pesantren, landscape kawasan dan infrastruktur penunjang lainnya,” kata Gatot.

 

 

 

 

 

 

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyambut baik program penataan bangunan kawasan Syekh Burhanuddin oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya karena kawasan tersebut sangat membutuhkan infrastruktur dalam rangka mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh jamaah. Untuk kelancaran program yang akan dilaksanakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan segera menyiapkan lahan serta kelengkapan dokumen pendukung lainnya,

“Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman beserta tokoh adat setempat akan berusaha secepat mungkin untuk menyiapkan lahan dan persiapan lainnya untuk menjamin progam ini segera dapat berjalan”, tutur Suhatri.

Rapat koodinasi ini dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat, Satuan Kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya Provinsi Sumatera Barat, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, beserta Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Dalam rapat ini tidak hanya membahas penataan kawasan makam Syekh Burhanuddin, tapi juga mengenai program air minum dan persampahan.(syafriyanti-ppk randal sumbar/randalsb/ari)