Selasa, 30 November 2021

Penandatanganan Kontrak: Komitmen Bersama

AK - Selasa, 4 Sepember 2018
Penandatanganan Kontrak: Komitmen Bersama

Jakarta - Direktorat Jenderal Cipta Karya pada Tahun 2018 ini melalui Direktorat Bina Penataan Bangunan mendapatkan tugas strategis terkait penyelenggaraan bangunan gedung dan penataan bangunan untuk melaksanakan pembangunan dan rehabilitasi beberapa obyek penting di daerah, di antaranya Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar Johar Kota Semarang.

Dengan telat terbitnya Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2018 yang menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan Pekerjaan Pengembangan Stadion Manahan Surakarta dan Pembangunan Pasar Atas Kota Bukittinggi, serta telah berakhirnya proses pengadaan barang dan jasa untuk Pekerjaan Renovasi dan Pengembangan Stadion Manahan Surakarta, Rehabilitasi Pasar Johar Kota Semarang, serta Pembangunan Pasar Atas Bukittinggi, Hari Senin, 20 Agustus 2018 ini, dengan disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, dan Direktur Jenderal Cipta Karya, Danis Hidayat Sumadilaga, telah dilaksanakan penandatanganan kontrak untuk Pekerjaan Renovasi dan Pengembangan Stadion Manahan Surakarta, Rehabilitasi Pasar Johar Kota Semarang, serta Pembangunan Pasar Atas Bukittinggi.

" Revitalisasi dan pembangunan pasar dan fasilitas pendidikan akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, dan Kementerian terkait akan memanfaatkannya. Dalam pelaksanaanya diperlukan seni kerjasama yang baik, semua pihak harus dapat menyelesaikan pekerjaan walaupun dengan anggaran yang terbatas, mission oriented bukan project oriented, semua visi harus dikerjakan" ucap Menteri Basuki.

Seluruh pekerjaan yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2019 harus dipastikan tepat manfaat, tepat waktu, tepat biaya tepat administrasi dan tepat mutu. 

Akan direnovasi dan dikembangkan oleh Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Strategis dengan biaya konstruksi sebesar Rp. 301.330.150.000,00 Stadion Manahan Surakarta merupakan sebuah stadion sepakbola berkapasitas 25.000 penonton dan pernah menjadi tuan rumah event olahraga difabel terbesar di Asia Tenggara dan ASEAN Paragames 2011. Stadion yang secara geografis letaknya cukup strategis ini merupakan salah satu yang paling representatif dalam menggelar event olahraga skala nasional dan internasional.  Proses renovasi dan pengembangan akan dilaksanakan dalam kontrak tahun jamak selama 407 hari kalender oleh PT ADHI KARYA (Persero) Tbk dan ditargetkan selesai pada tanggal 30 September 2019, dengan lingkup kegiatan meliputi pekerjaan struktur revitalisasi stadion pada bangunan tribun barat, tribun timur, tribun utara, tribun selatan, dan pekerjaan field of play.

Pasar Atas Bukittinggi merupakan salah satu pasar bersejarah di Kota Bukittinggi dengan aktivitas ekonomi yang cukup tinggi dan komoditas perdagangan yang beragam. Kondisi fisik pasar ini menurun karena umur konstruksinya mencapai 43 tahun dan diperparah oleh empat kali peristiwa kebakaran. Hingga pada akhirnya, setelah pelaksanaan audit teknis, pasar ini direkomendasikan untuk didemolisi dan dibangun baru.

Tahun 2018 hingga Tahun 2019, Direktorat Bina Penataan Bangunan melalui Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Sumatera Barat akan membangun kembali Pasar Atas Bukittinggi dengan alokasi biaya konstruksi sebesar Rp. 292.297.437.000,00 dan dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak selama 495 hari kalender. Pembangunan pasar yang ditargetkan selesai pada tanggal 27 Desember 2019 ini akan dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya KSO PT Penta Rekayasa, dengan menggunakan konsep bangunan gedung hijau yang selaras dengan citra Kawasan Jam Gadang sebagai kawasan budaya. Pemerintah Kota Bukittinggi telah melakukan pembongkaran bangunan gedung Pasar Atas Bukittinggi sampai dengan pondasi bangunan serta memindahkan puing-puing sisa bongkaran. Selanjutnya dalam pembangunan Pasar Atas Bukittinggi akan dilaksanakan pekerjaan gedung pasar, pekerjaan landscape, dan area parkir.

Sementara itu di Kota Semarang pada Tahun 2018 ini akan dimulai Pekerjaan Rehabilitasi Pasar Johar bagian tengah dan utara oleh Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Jawa Tengah. Dilaksanakan dengan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp. 146.099.000.000,00 melalui kontrak tahun jamak oleh PT Nindya Karya (Persero) Wilayah II dalam 480 hari kalender, Pasar Johar Kota Semarang ditargetkan selesai direhabilitasi pada tanggal 8 Desember 2019 dengan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya. Pasar ini merupakan pasar bersejarah dan merupakan pusat ekonomi di Kota Semarang. Dirancang oleh arsitek Belanda, Thomas Karsten, Pasar Johar Semarang terbakar pada Bulan Desember 2019. Besarnya api menghanguskan hampir dua pertiga luas pasar. Sebelum dilaksanakannya Rehabilitasi Pasar Johar Kota Semarang oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kota Semarang telah terlebih dahulu membangun pasar sementara bagi para pedagang dan menyusun DED Rehabilitasi Pasar Johar Kota Semarang.

Dengan dilaksanakannya ketiga pekerjaan tersebut oleh Direktorat Bina Penataan Bangunan, diharapkan dapat memberikan contoh baik dalam penyelenggaraan bangunan gedung dan penataan bangunan yang tertib dan andal, serta selaras dengan lingkungannya.(*rentek)

 

Berita Terkini