Dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas SDM BUMD air minum sebagai ujung tombak pelayanan air minum kepada masyarakat.


Hal tersebut disampaikan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam sambutan pembukaan yang dibacakan oleh Direktur Air Minum Yudha Mediawan, dalam acara Webinar Peran Balai Teknik Air Minum (BTAM) Dalam Mewujudkan SDM Bidang Air Minum Yang Unggul dan Kompeten, Kamis (04/06/2020). Beberapa narasumber yang hadir dalam acara ini adalah Ketua BPPSPAM Bambang Sudiatmo, Direktur Bina Teknik, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Plt. Kepala BTAM Yuni Erni Aguslin dan Pemerhati Lingkungan dan Air Minum Rama Boedi.

“Peningkatan SDM BUMD air minum sebagai operator air minum juga merupakan tugas PUPR untuk membina, kita tidak bisa hanya membangun infrastruktur tapi juga harus membangun manusianya,” kata Yudha.

Oleh karena itu, Kementerian PUPR akan menjadikan BTAM sebagai pusat pendidikan dan pelatihan SDM air minum yang bersertifikasi.  Sehingga perlu ada perbaikan terkait metode pengajaran, perbaikan sarana dan prasarana dan kompetensi infrastruktur pengajarnya.

Selain itu, untuk meningkatkan layanan air minum kepada masyarakat, Kementerian PUPR juga sedang merumuskan kebijakan untuk membangun sistem pengawasan dari layanan air minum yang dilakukan oleh BUMD air minum  dan membentuk badan regulator yang bertugas untuk menjalankan fungsi pengawasan tersebut baik di tingkat pusat maupun daerah.

Yudha  berharap Pemerintah Daerah sebagai pihak yang berkewajiban memberikan layanan air minum di daerah memiliki perhatian terkait kondisi kinerja BUMD air minum yang dimiliki. “Ke depan perlu dibuat janji kinerja antara Pemda dan BUMD air minum apabila pihak daerah meminta bantuan dari pusat untuk meningkatkan pelayanan air minumnya, baik secara fisik maupun manajemen,” tegas Yudha.

Sementara itu, Plt. Kepala BTAM Yuni Erni Aguslin menyampaikan dalam 5 tahun terakhir BTAM telah melakukan Bimbingan Teknis kepada 1900 orang SDM Bidang Air Minum secara mandiri dan 1.052 orang SDM Bidang air minum bekerja sama dengan dengan lembaga diklat lain, diantaranya Yayasan Pendidikan Tirta Dharma (YPTD) PAMSI, DPD PERPAMSI, PDAM Kota Bekasi, dan PDAM Kota Padang. (BPPSPAM/ari)