Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur melaksanakan koordinasi bersama Direktorat Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, melalui video teleconference perihal rapat teknis pelaksanaan Program Hibah Air Minum Perkotaan tahun anggaran 2020 di Ruang Rapat IPA Teritip, Gedung PIP2B, BPPW Kalimantan Timur, Senin (08/06/2020).


Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Air Minum, Kementerian Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman, Central Project Management Unit (CPMU) Program Hibah Air Minum, BPPW dari 27 Provinsi, serta PDAM dari 126 kabupaten/kota. 

Sementara untuk mendukung tercapainya tujuan acara, maka dalam rapat teknis tersebut juga disampaikan beberapa materi yang saling berkaitan, diantaranya adalah materi Tata Kelola Pelaksanaan Hibah Daerah yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan, dan materi Reviu Atas Laporan Verifikasi Program Hibah Air Minum Perkotaan (ProHAM Perkotaan) yang disampaikan oleh BPKP, serta Pelaksanaan Program Hibah Air Minum Perkotaan APBN tahun 2020 yang disampaikan oleh Ketua CPMU Program Hibah Air Minum. 

Direktur Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya Yudha Mediawan, menjelaskan bahwa Program Hibah Air Minum Tahun 2020 adalah pemberian hibah dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersumber dari APBN, dimaksudkan juga sebagai insentif kepada Pemda untuk dapat melaksanakan peran dan tanggung jawabnya dalam penyediaan pelayanan air minum di daerahnya. Program hibah air minum APBN tahun 2020 ini dilaksanakan melalui penerapan kinerja berbasis keluaran (output-based) atau berdasarkan kinerja yang terukur. Pendekatan ini mengandung makna bahwa Pemda melaksanakan pembangunan dan pelayanan terlebih dahulu, sementara pencairan dana hibah baru dapat dilakukan setelah masyarakat mendapatkan pelayanan yang memenuhi syarat dan standar. 

Kepala BPPW Kalimantan Timur Sandhi Eko Bramono menuturkan, bahwa rapat teknis tersebut dilaksanakan karena telah diterbitkannya Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) Program Hibah Air Minum Perkotaan dari sumber dana APBN TA 2020 oleh Kementerian Keuangan Nomor S-21/MK.7/2020 tanggal 8 April 2020 dan sebagai upaya untuk menjaga keluaran serta penyesuaian proses kerja dengan protokol COVID-19 Program Hibah Air Minum Perkotaan APBN tahun anggaran 2020. 

“Program Hibah Air Minum tahun 2020 diprioritaskan kepada Pemda yang mempunyai komitmen tinggi untuk pemenuhan pelayanan dasar yakni penyediaan air minum, khususnya kepada masyarakat berpenghasilan rendah dengan memberikan kemudahan atau pengurangan biaya perolehan sambungan baru, serta mengoptimalkan kapasitas yang belum termanfaatkan (idle capacity),” tutur Sandhi. (Umi/Balai-PPW Kaltim/ari)