Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengadakan Koordinasi Rapat Evaluasi Progres Fisik dan Keuangan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) se-Indonesia, termasuk BPPW Banten. Rapat tersebut dilaksanakan melalui video teleconference pada Kamis (08/08/2019) di Kantor Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Kantor BPPW Provinsi masing-masing.


Rapat dibuka oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Danis H. Sumadilaga. Dalam sambutannya, Danis mengatakan dalam rapat koordinasi ini diharapkan seluruh BPPW se-Indonesia dapat menyampaikan progres di lapangan dan menyampaikan hambatan serta kendala dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur bidang Cipta Karya, mengingat waktu pelaksanaan Tahun Anggaran 2019 sudah mendekati tutup buku, dan BPPW harus bekerja secara luar biasa jangan kerja biasa-biasa saja.

Rapat tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat penting, diantaranya Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP), Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (PSPAM), Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP), Direktorat Bina Penataan Bangunan (BPB), Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP), Pusat Pengembangan Sarana dan Prasarana Pendidikan Olahraga dan Pasar (PSPPOP) dan seluruh BPPW se-Indonesia. Pada rapat tersebut, seluruh sektor dari direktorat yang ada di Cipta Karya mengevaluasi kinerja dan progres BPPW yang ada di provinsi.

Menanggapi sambutan Direktur Jenderal Cipta Karya, Kepala BPPW Banten Rozali Indra Saputra mengungkapkan kendala dan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan di BPPW Banten dan Satker Pelaksanan Prasarana Permukiman Wilayah Banten relatif dapat ditangani oleh BPPW Banten. “Sementara untuk progres kegiatan, kami akan terus kejar dan dicapai semaksimal mungkin dengan metode kerja luar biasa dan tidak bekerja biasa-biasa saja,” tutur Rozali. (Furqon/BPPW-Banten/ari)

Share :