Dalam rangka mewujudkan efektifitas kinerja serta pembinaan dan pemahaman bagi petugas pelaporan petugas SAI dan e-monitoring kabupaten/kota maka Perencanaan dan Pengendalian PIP Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pembekalan Petugas Pelaporan Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2017, Senin (10-12/07/2017), di Kota Malang.


Tujuan diselenggarakan pembinaan ini yaitu untuk menyamakan pandangan terkait kesiapan dan percepatan program IBM, meningkatkan kapasitas dan kemampuan Pejabat Inti Satker (PIS) Satker dan mewujudkan tertib administrasi pelaksanaan program IBM TA. 2017 yang meliputi terkait administrasi perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan.   

Pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Satuan Kerja, Pejabat Pembuat Komitmen, PPSPM serta petugas pelaporan SAI dan e-monitoring kabupaten/kota di Provinsi  Jawa Timur, serta narasumber dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara 1 Surabaya.  

Acara dibuka oleh Kepala Sub Bagian Penyusunan Program Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur, Zainal Arifin. Dalam sambutannya Zainal menjelaskan, program IBM meliputi program PAMSIMAS, KOTAKU dan NUSP memiliki peran sentral dalam pembangunan infrastruktur dasar sehingga diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan wilayah. 

“Kegiatan pembekalan ini menjadi media yang penting sebagai upaya untuk memberikan informasi dan meningkatkan kapasitas pada pejabat inti Satker dan petugas pelaporan di kabupaten/kota dalam proses pencairan anggaran, penyusunan laporan keuangan, pelaporan Barang Milik Negara (BMN) dan e-monitoring serta melakukan pengawasan dan pengendalian dalam Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran (SIPPa) sehingga dapat meningkatkan efektifitas  pelaksanaan pembangunan di bidang Cipta Karya pada tahun 2017," kata Zainal. 

Zainal juga menambahkan tahun 2017 adalah tahun infrastruktur, peningkatan besaran anggaran untuk infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah saat ini tentunya harus didukung dan disikapi oleh peningkatan kinerja terutama dalam sistem perencanaan, penganggaran dan pelaporan. “Pada tahun 2017 program IBM di Jawa Timur meliputi, program KOTAKU yang menyasar 31 kabupaten/kota, program PAMSIMAS yang menyasar 27 kabupaten, dan program NUSP yang menyasar 1 kota di Jawa Timur,” tambah Zainal. 

Zainal berharap, dengan diselenggarakan pembinaan ini diharapkan peserta dapat meningkatkan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan kegiatan dan pencairan anggaran, meningkatkan pengetahuan, pemantapan dan implementasi pelaporan progres keuangan dan fisik, memberikan pengetahuan tentang program SAIBA, SAS, e-monitoring dan SIPPA, serta dapat meningkatkan kinerja para aparatur Pemerintah Kabupaten/Kota guna memantapkan kepatuhan tata pelaporan. 

Selain diadakan pembinaan petugas pelaporan program IBM ini, juga dilakukan pembagian Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) kepada Satker di 37 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur.  (BAP/randal-jatim/ari)