Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengadakan Workshop Sosialisai E-Mon (Reguler dan DAK), SAI dan Sippa, selama 3 hari yang dimulai Senin (27-29/06/2016) di Kupang. Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pekerja

<p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengadakan Workshop Sosialisai E-Mon (Reguler dan DAK), SAI dan Sippa, selama 3 hari yang dimulai Senin (27-29/06/2016) di Kupang.</p> <p style="text-align: justify;">Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur Andreas Wellem Koreh. Dalam sambutannya Andreas menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan workshop ini untuk meningkatkan kualitas sistem pelaporan pelaksanaan kegiatan yang handal, tepat waktu, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.</p> <p style="text-align: justify;">Untuk mewujudkan pengembangan kawasan permukiman layak huni dan berkelanjutan melalui Gerakan 100-0-100, dibutuhkan perencanaan program, pelaksanaan anggaran dan pengendalian program yang lebih optimal, efektif dan efisien, dan agar proses pembangunan berada dalam koridor yang telah ditetapkan, tutur Andreas.</p> <p style="text-align: justify;">Andreas mengungkapkan, bahwa Ditjen Cipta Karya telah mengembangkan beberapa sistem secara elektronik, yaitu melalui proses perencanaan program yang dilaksanakan melalui<em>Sistem Informasi Perencanaan Penganggaran (Sippa),</em>yang mampu mengkonsolidasikan usulan kegiatan Bidang Cipta Karya secara sistematis dan mengintegrasikan data dasar (baseline) dan data usulan perencanaan dalam satu aplikasi yang sama. Untuk proses pelaksanaan anggaran, dipantau dengan menggunakan<em>e-Monitoring (Reguler dan DAK)</em>, yang mampu dikonsolidasi untuk setiap Satuan Kerja dari seluruh tingkatan baik pusat maupun daerah. Dan untuk pelaporan akuntansi menggunakan<em>Sistem Akuntansi Instansi (SAI)</em>. Seluruh sistem ini dikembangkan di seluruh tingkatan baik pusat maupun daerah, tutur Andreas.</p> <p style="text-align: justify;">Andreas berharap dengan sosialisasi ini dapat mewujudkan pelaksanaan pembangunan komprehensif yang pada akhirnya akan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target pengembangan permukiman tersebut, serta dapat meningkatkan kemampuan aparat pemerintah khususnya di tingkat kabupaten/kota dalam hal pelaporan dan pemantauan kegiatan Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2016.</p> <p style="text-align: justify;">Acara ini dihadiri oleh Kepala Bidang Cipta Karya, petugas e-Monitornig (regular dan DAK), petugas SAI, petugas SIPPA kabupaten/kota, dan Satker Sektoral di lingkup Ditjen Cipta Karya Provinsi NTT. Selain itu, turut mengundang narasumber, diantaranya Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi NTT, Subdit Pelaksanaan Pembiayaan Direktorat KIP, Satker PSPAM, dan Satker Randal NTT. (sadria_randalntt/ari)</p>