Dalam rangka mempercepat pelaksanaan tugas perencanaan bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2017, Randal Provinsi Bali melaksanakan pelatihan sekaligus simulasi aplikasi Sistem Pemrograman dan Penganggaran (SIPPa) bidang Cipta Karya versi terbaru bagi operator (SIPPa) di tingkat kabupaten/kota.


Acara yang berlangsung di ruang rapat Satker PKP Provinsi Bali, Kamis (06/07/2017) turut mengundang seluruh Satgas Randal/RPIJMdari 9 kabupaten/kota dan petugas operator SIPPa Satker sektoral yang akan diberi pelatihan simulasi penggunaan aplikasi SIPPa. 

PPK Randal Provinsi Bali I Gusti Agung Ariwibawa mengungkapkan, tujuan dari kegiatan ini adalah pelatihan penggunaan aplikasi SIPPa versi 3.00 kepada operator SIPPa kabupaten/kota serta aplikasi SIPPa online untuk operator SIPPa Satker sektoral dalam rangka mengendalikan proses perencanaan dan penganggaran tahunan mulai dari penyusunan RPIJM, KPJM, memorandum program, usulan Konreg, hasil Konreg, sampai usulan Renja K/L.

“Dalam penerapannya SIPPa memiliki mekanisme dan alur. Alur SIPPa dimulai dari tahap  user Randal Provinsi, mendaftar operator dari Satgas Randal/RPIJM Kabupaten/Kota, download aplikasi SIPPa offline dan data dari SIPPa online kemudian memasang aplikasi SIPPa offline. Kegiatan dilanjutkan dengan restore data RPIJM dan diakhiri dengan review data RPIJM, backupdan upload. Simulasi dari mekanisme inilah yang akan dibina kepada operator kabupaten/kota,” tutur Ariwibawa.

Lanjut Ariwibawa masih banyak operator kabupaten/kota yang belum memahami penggunaan aplikasi SIPPa versi 3.0. Hal ini dikarenakan adanya perubahan yang cukup besar dari aplikasi SIPPa sebelumnya dengan aplikasi SIPPa yang baru. Disamping itu sebagian besar petugas SIPPa kabupaten/kota merupakan operator baru, sehingga memerlukan proses pelatihan yang lebih intensif. Beberapa operator kabupaten/kota masih terkendala pada kelengkapan data RPIJM yang akan diupload. Hal ini dikarenakan masih terdapat beberapa kabupaten yang belum memenuhi unsur legalitas dokumen RPIJM karena belum disahkan oleh kepala daerah masing-masing kabupaten/kota.

“Selain mekanisme dan alur, SIPPa juga mempunyai jadwal waktu yang sudah ditetapkan dan harus aktif dalam review dan memperbaharui data. Oleh karena itu, disepakati secara bersama-sama bahwa upload review data dasar dan RPIJM kabupaten/kota pada SIPPa online harus terselesaikan pada tanggal 30 Juli 2017, sesuai tahapan penyusunan program seluruh 9 kabupaten/kota sudah input data berupa matriks RPIJM 2015-2019,” kata Ariwibawa. (randal bali/ari)