Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Bidang Cipta Karya Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan Sosialisasi Aplikasi E-monitoring Dana Alokasi Khusus (e-Mon DAK) dan Sistem Informasi Perencanaan dan Pengganggaran (SIPPa) di Banjarmasin, Rabu (20/07/2016). Acara d

<p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Bidang Cipta Karya Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan Sosialisasi Aplikasi E-monitoring Dana Alokasi Khusus (e-Mon DAK) dan Sistem Informasi Perencanaan dan Pengganggaran (SIPPa) di Banjarmasin, Rabu (20/07/2016). Acara diikuti oleh petugas SIPPa dan petugas e-mon DAK Sanitasi dan Air Minum dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan.</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Kasatker Randal Kalsel Patmo Suryo Wiharto pada saat mebuka acara mengatakan dari data pelaporan DAK yang saat ini, untuk DAK Air Minum 13 kabupaten/kota mendapatkan dana sebesar Rp.302.269.481.000 dan sudah terealisasi Rp. 73 784.988.000, atau 24,41% untuk keuangan dan fisiknya sebesar 30,83%.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara untuk DAK Sanitasi dari total pagu Rp 36.925.384.000 sudah terealisasi Rp 5.209.117.000,- atau 14,11% untuk progress keuangan dan fisiknya 3,57%. Diharapkan melalui acara sosialisasi ini petugas e-Mon DAK Kabupaten/Kota yang belum mengupdate progress dapat segera melakukan pembaruan data di aplikasi e-Monitoring DAK sehingga realisasi keuangan dan fisik dapat meningkat, harap Patmo.</p> <p style="text-align: justify;">Patmo juga mengingatkan kepada petugas SIPPa yang mengikuti sosialisasi aplikasi Sippa terbaru, dalam kesempatan ini dapat melengkapi data dasar, usulan 2018-2021, dan memasukkan realisasi kegiatan 2015-2016 dari aplikasi e-Mon ke aplikasi SIPPa. (HRD Kalsel/ari)</p>