Ditjen Cipta Karya terus berupaya mencari sumber pendanaan lainnya dalam rangka mencapai target 100-0-100 pada tahun 2019 nanti, untuk mencapai target tersebut diperkirakan akan membutuhkan dana yang begitu besar, oleh karena itu diperlukan alternatif pendanaan lain yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan salah satunya melalui program kemitraan Corporate Social Responsibility (CSR).


Randal Provinsi Sulawesi Utara bersama Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) mengadakan pertemuan dengan pihak Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan PT. MSM untuk membahas kesepakatan bersama  dalam mambangun infrastruktur di Kabupaten Minahasa Utara melalui Program CSR. Pertemuan ini dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati Minahasa Utara, Selasa(11/04/2017). 

Disele-sela pertemuan tersebut Yustinus Yusak selaku perwakilan dari PT. MSM mengatakan kami siap membantu Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam membangun infrastruktur  Cipta Karya khususnya bidang air minum melalui program Pamsimas, untuk pemenuhan air minum bagi masyarakat yang berada di desa-desa di sekitar wilayah PT. MSM. 

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara Arnolus Wolayan menyambut baik rencana pembangunan infrastruktur permukiman dengan menggunakan program CSR oleh PT. MSM. 

"Kami sangat mengapresiasi rencana dari PT. MSM selaku pihak pemberi CSR, namun kamipun berharap adanya keterpaduan antara pemerintah pusat dan daerah serta PT. MSM agar supaya tidak terjadi tabrakan atauoverlapping dari program yang direncanakan tersebut," tutur Arnolus. 

Sementara, Kasubdit Keterpaduan Pelaksanaan Direktorat KIP Tanozisochi Laze, menjelaskan bahwa perlu adanya koordinasi untuk mewujudkan suatu kesepakatan bersama dalam pembagian peran antara Kementerian PUPR dalam hal ini Ditjen Cipta Karya, PT. MSM dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam membangun infrastruktur bagi masyarakat. "Oleh karena itu kami berharap sekirannya usulan kegiatan bidang Cipta Karya tersebut dapat disepakati lewat penandatanganan perjanjian kerjasama yang akan dilaksanakan pada pertemuan selanjutnya," kata Tanozisochi. (MLQ / Randal Sulut/ari)