Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman melalui Subdit Pengelolaan Data dan Sistem Informasi melaksanakan pendokumentasian infrastruktur Bidang Cipta Karya yang dibangun pada tahun 2016 di Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu(29-31/03/2017).


PPK Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Kalimantan Selatan Patmo Suryo Wiharto mengatakan pentingnya pendokumentasian atas kegiatan pembangunan infrastruktur selain untuk penyebarluasan informasi dan keterbukaan informasi publik juga untuk menyampaikan pemanfaatan yang langsung dirasakan oleh masyarakat artinya infrastruktur berfungsi sebagaimana mestinya bukan menjadi monumen semata. 

Pengambilan dokumentasi secara audio visual dilakukan di Taman Raya Banoa yang pada tahun 2016 lalu dibangun oleh Satker PBL Strategis. Pengambilan dokumentasi juga dilakukan di kawasan kumuh kemuning Kota Banjarbaru, berupa Ruang Terbuka Hijau yang dibangun oleh Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel, serta drainase yang dibangun oleh Satker PSPLP Provinsi Kalsel. 

"Kunjungan juga dilakukan di Banjarmasin untuk mendokumentasikan TPS 3 R di Kawasan Tanjung Pagar yang beroperasi mulai Januari 2017 dan sudah memiliki pelanggan 230 KK dari target 600 KK, selain itu kunjungan juga diadakan ke lokasi pekerjaan NUSP di Kota Banjarmasin di Kelayan Kecil Timur, Pekapuran, Telawang dan Kelayan Selatan berupa pengerjaan Jalan Rabat Beton dan jembatan sesuai target NUSP yang menjamin terlaksananya pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di perkotaan yang mandiri dan berkelanjutan serta berpihak pada masyarakat miskin," ungkap Patmo. (LS&HRD KALSEL/ari)