Dalam rangka meningkatkan penyebarluasan serta memenuhi kebutuhan data visual, Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman melalui Subdit Pengelolaan Data dan Sistem Informasi melaksanakan pendokumentasian infrastruktur Bidang Cipta Karya yang dibangun pada tahun 2016 di Provinsi Sumatera Barat, Kamis (23/3/2017). Pendokumentasian yang dilaksanakan selama tiga hari ini dimulai dari Kota Padang kemudian dilanjutkan ke Kota Solok, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Agam.


Tim dokumentasi mengambil gambar melalui video kamera, video drone dan kamera foto, sementara itu infrastruktur yang akan didokumentasikan terdiri dari Penataan Kawasan Masjid Raya, Tempat Evakuasi Sementara (TES), Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), hasil pembangunan kegiatan pemberdayaan masyarakat KOTAKU dan Sanimas.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Sumatera Barat, Syafriyanti menjelaskan bagaimana pentingnya pengambilan visualisasi hasil pembangunan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Cipta Karya, karena  ini akan menjadi bahan untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang program-program yang telah dilakukan, yang muaranya adalah salah satu bentuk dukungan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

Lebih lanjut Syafriyanti mengungkapkan bahwasanya infrastruktur yang dibangun pada tahun 2016 di Provinsi Sumatera Barat sebahagian besar telah dimanfaatkan. (rjp/randalsumbar/ari)