Dalam rangka melakukan pembinaan dan pengawasan untuk melaksanakan kegiatan APBN, PPK Randal Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi Awal Tahun Bidang Cipta Karya,Selasa (21/03/2017). Dalam acara yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut, Randal Bengkulu mengundang 63 peserta dari unsur Bappeda, Dinas PU, Dinas Kebersihan, BLHKP dan PDAM Kabupaten/ Kota Provinsi Bengkulu.


Sekretaris Bappeda Provinsi Bengkulu, Noni Yuli Esti dalam sambutannya menyampaikan, rapat koordinasi awal tahun dimaksudkan  mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2016, capaian pelaksanaan kegiatan tahun 2017, kelengkapan readines criteria kegiatan tahun 2018, guna mewujudkan visi dan misi Provinsi Bengkulu. “Melalui perencanaan yang rasional dan inklusif, diharapkan keterpaduan pembangunan Bidang Cipta Karya dapat terwujud, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, kelembagaan, dan kemampuan keuangan daerah,” ungkap Noni. 

Sementara, Kasubdit Keterpaduan Perencanaan dan Kemitraan Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya, Edward Abdurrahman dalam paparannyamenambahkan, untuk mencapai sasaran 100-0-100 diperlukan keterpaduan pembangunan yang diarahkan dalam mendukung pengembangan wilayah pada Wilayah Pengembangan Strategis (WPS). 

“Provinsi Bengkulu merupakan salah satu dari Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 4 yaitu Sibolga-Padang-Bengkulu dan WPS 35 yaitu wilayah perbatasan dan pulau-pulau terkecil terluar, sehingga keterpaduan sangat diperlukan dalam penyusunan perencanaan penganggaran agar target pemerintah dalam mencapai sasaran 100-0-100 dapat terwujud di tahun 2019,” jelas Edward. 

Di akhir acara, PPK Randal Bengkulu, Yennie Lidiawati menyimpulkan bahwa untuk usulan kegiatan tahun 2018 kabupaten/kota diharapkan dapat memenuhireadiness criteria, serta mensikronkan kegiatan yang terinput di aplikasi SIPPa dengan RPIJM. (Indah/Memo/Randalbkl)