Penyerapan keuangan dan pelaksanaan fisik kegiatan pemberdayaan di kabupaten/kota di Sumatera Barat masih rendah. Hal itu menjadi perhatian pokok Satuan Kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya di Provinsi Sumatera Barat untuk mengusahakan percepatan pelaksanaan kegiatan yang telah berada

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/12/IMG_4144.jpg"></a>Penyerapan keuangan dan pelaksanaan fisik kegiatan pemberdayaan di kabupaten/kota di Sumatera Barat masih rendah. Hal itu menjadi perhatian pokok Satuan Kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya di Provinsi Sumatera Barat untuk mengusahakan percepatan pelaksanaan kegiatan yang telah berada di penghujung tahun 2013. Demikian disampaikan Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat, Maihalfri, dalam sambutannya pada acara Workshop Evaluasi Akhir Tahun 2013 (4/12). Workshop yang direncanakan berlangsung selama 3 hari ini diselenggarakan oleh Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP) Provinsi Sumatera Barat. Di hadapan peserta yang terdiri dari Dinas PU dan Bappeda se Sumatera Barat, Maihalfri menyampaikan agar para petugas pelaporan untuk berperan aktif dalam melaporkan progress keuangan, fisik, kordinat dan Photo pelaksanaan melalui e-Monitoring. Penilaian kemajuan pekerjaan pada Kementerian Pekerjaan Umum dilihat pada pelaporan e-Monitoring online, meskipun pekerjaan telah selesai 100% tapi tidak dilaporkan melalui e-Monitoring online akan dinilai pekerjaan tersebut tidak dilaksanakan. Karena itu petugas pelaporan harus segera meng-update data setiap ada kemajuan bobot keuangan maupun fisik, kata Maihalfri. Sementara itu menurut PPK Pengendalian Satker Randal Prov. Sumatera Barat, Rusmiyanto, materi dalam pelaksanaan Workshop Evaluasi Tengah Tahun ini selain paparan dari narasumber yang terdiri dari para Satker Sektoral, juga dilaksanakan konsolidasi dan verifikasi data kegiatan PPIP dan P2KP. Dengan diikutsertakannya Tenaga Ahli Manajemen Provinsi PPIP dan KMW P2KP Provinsi Sumatera Barat diharapkan perbedaan dan selisih data dengan e-Monitoring Online dapat diselesaikan, tuturnya. Selain membahas permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan 2013, juga hangat dibicarakan mengenai serah terima aset pada pihak Kab/Kota. Turut hadir pembicara dari Subdit Evaluasi Kinerja Direktorat Bina Program ditjen Cipta Karya Oktalina, ST, M.Eng, yang menyampaikan materi mengenai Evaluasi Pelaksanaan Program Bidang Cipta Karya Tahun 2013. (RJP)