Congrats! terus penuh semangat, kreatif dan penuh solusi untuk kemajuan PU/CK.....! kicau pemilik akun @imam_s_ernawi di tengah semangat sembilan penampil Pecha Kucha Cipta Karya Edisi ketujuh di lantai 17 Gedung Menteri Pekerjaan Umum, Jumat 13 Desember 2013. Di tengah kicauan generasi muda Cip

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/12/pecha11.jpg"></a>Congrats! terus penuh semangat, kreatif dan penuh solusi untuk kemajuan PU/CK.....! kicau pemilik akun @imam_s_ernawi di tengah semangat sembilan penampil Pecha Kucha Cipta Karya Edisi ketujuh di lantai 17 Gedung Menteri Pekerjaan Umum, Jumat 13 Desember 2013.</p> <p style="text-align: justify;">Di tengah kicauan generasi muda Cipta Karya yang menghiasi layar live tweet, tweet pemilik nama lengkap Imam Santoso Ernawi yang tidak lain adalah Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum ini memang memicu komentar lain bermunculan, baik melalui live tweet, perangkat komputer di tiap meja, maupun selebaran kertas warna-warni.</p> <p style="text-align: justify;">Pecha Kucha edisi ketujuh ini diakui Pak Imam sudah jauh lebih baik dengan enam edisi sebelumnya. Belajar dari itu, Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) yang pada kala itu menjadi host, menyajikan beberapa inovasi. Dari mulai pemakaian perangkat pendulang komentar, penyaji yang terdiri dari tujuh eselon 4 dan dua eselon 3, hingga nuansa ruangan yang terlihat warna-warni.</p> <p style="text-align: justify;">Tema yang disajikan BPPSPAM untuk Pecha Kucha 7 ini adalah Innovative Program: Redefining City Resilliance Through a Sustainable Human Settlement Program. Sembilan pembawa materi menyajikan antara lain Pengolahan Limbah Permukiman Terpadu oleh Ardani dari BPPSPAM, Revitalisasi PKPD PU oleh Hilwan dari Dit. PAM, Infrastruktur Ramah Lingkungan pada Bidang Sanitasi oleh Sylvita Jasril dari Setditjen, dan Mewujudkan Ketahanan Kota melalui Program Permukiman Berkelanjutan oleh Yuke Ratnawulan dari Dit. Bina Program.</p> <p style="text-align: justify;">Materi selanjutnya adalah Making City Resilliance: Small Actions, Big Difference oleh Airin Harahap dari Dit. Pengembangan Permukiman, Manajemen Aset bidang Cipta Karya oleh Adi Susetyo dari BPPSPAM, Memanen Air Hujan di Kawasan Permukiman Perkotaan oleh Dewi dari Dit. PBL, Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) untuk Kota Tangguh oleh Marsaulina dari Dit. PAM, dan terakhir adalah Kelompok Peduli Sanitasi oleh Susi MDS dari Dit. Pengembangan PLP.</p> <p style="text-align: justify;">Beberapa tanggapan dari pejabat eselon dua tetap diminta oleh dua host dari BPPSPAM. Dua diantaranya menyoroti tema Revitalisasi PKPD PU yang meskipun menurut Dirjen Cipta Karya agak meleset dari tema utama, namun inovasi orisinil ini memang layak segera diterapkan oleh Kementerian PU pada penyelenggaraan PKPD PU ke depan.</p> <p style="text-align: justify;">Tiba pada gilirannya, Dirjen Cipta Karya menanggapi secara umum jalannya Pecha Kucha ketujuh ini. Menurutnya, secara tema sudah meningkat dan didukung dengan varian penyelenggaraan yang sedikit lebih baik dibandingkan sebelumnya.</p> <p style="text-align: justify;">Imam menginginkan penampil dengan tema terbaik pada tiap edisi - artinya sampai saat ini ada tujuh inovasi terbaik - sebaiknya diadu lagi melalui presentasi pada edisi khusus.</p> <p style="text-align: justify;">Namun yang lebih penting saya ingin di tiap direktorat mampu mengimplementasikan salah satu idenya untuk lingkungan Cipta Karya, maupun Kementerian PU pada umumnya, tutup Imam. (bcr)</p>