Satker Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (RANDAL) Provinsi Bengkulu mengadakan workshop evaluasi akhir tahun 2013, acara diselenggarakan di Bengkulu, 16-17 Desember 2013. Tujuannya untuk menyamakan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terhadap peran, fungsi dan tugasnya

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/12/eat15.jpg"></a>Satker Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (RANDAL) Provinsi Bengkulu mengadakan workshop evaluasi akhir tahun 2013, acara diselenggarakan di Bengkulu, 16-17 Desember 2013. Tujuannya untuk menyamakan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terhadap peran, fungsi dan tugasnya dalam menyelenggarakan pembangunan bidang Ke-Cipta Karya-an agar dapat berjalan dengan baik.</p> <p style="text-align: justify;">Acara dibuka oleh Kepala Bidang Cipta Karya, Anuwar Yasin, dan dihadiri 64 peserta yang terdiri dari Dinas Pekerjaan umum se-Provinsi Bengkulu, Bappeda se-Provinsi Bengkulu. Sebagai narasumber Satker sektoral Provinsi Bengkulu, serta<strong> </strong>Melly Septiani, sebagai Kasi Tata Bangunan dan Permukiman, Direktorat Bina Program Ditjen Cipta karya.</p> <p style="text-align: justify;">Ketua Panitia penyelenggara kegiatan workshop evaluasi akhir tahun 2013 Reka Yuliana, menyebutkan bahwa tujuan dilaksanakannya workshop evaluasi akhir tahun ini ada 4 point : (1). Mengevaluasi hasil pembangunan bidang ke cipta karya an yang ada di provinsi bengkulu periode renstra 2010-2014, (2). Megevaluasi capaian rencana program investasi jangka menengah (RPIJM) bidang ke cipta karyaan kabupaten/kota se provinsi bengkulu, (3). Mengevaluasi pelaksanaan pembangunan bidang cipta karya yang dilihat dari keberfungsian, kesesuaian, keberlanjutan sehingga dapat menilai sejauh mana kebermanfaatan pelaksanaan pembangunan bidang cipta karya yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir (2010-2012), (4). Terpantaunya realisasi kegiatan yang di danai dana daerah untuk bersama (DDUB) bidang cipta karya sebagai perwujudan keterpaduan antara pusat-daerah.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya Kepala Bidang Cipta karya yang sekaligus Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Randal mengatakan bahwa, berdasarkan UU No. 25 tahun 2004 tentang Perencanaan Pembangunan Nasional terdiri dari 4, yaitu penyusunan rencana, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan rencana, serta evaluasi pelaksanaan rencana.</p> <p style="text-align: justify;">Evaluasi dan pemantauan pelaksanaan rencana kegiatan dilakukan pada pelaksanaan program Ke-cipta Karya-an yang meliputi : (1). Teridentifikasinya permasalahan kegiatan APBN bidang cipta karya yang ada di provinsi Bengkulu selama tahun berjalan, (2). Mengevaluasi realisasi pelaksanaan kegiatan yang didanai daerah urusan bersama (DDUB), (3). Menilai efisiensi, efektivitas, manfaat, dampak, dan keberlanjutan dari program kegiatan pembangunan bidang Cipta karya yang sudah dibangun di Provinsi Bengkulu.</p> <p style="text-align: justify;">Melalui kegiatan ini diharapkan pada akhir tahun anggaran semua satuan kerja dapat mencapai kinerja keuangan dan fisik serta pelaporan yang baik, ungkap ANUWAR YASIN. (Tri Lidya_Randal Bengkulu)</p>