Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum menjalani Tahun Anggaran 2013 dengan anggaran lebih besar dibandingkan sebelumnya. Total pagu APBN 2013 senilai Rp21,95 Triliun berasal dari APBN reguler, program Direktif Presiden, maupun APBN Perubahan. Pada 30 Desember 2013, Ditjen Cipta

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/01/kirti1.jpg"></a>Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum menjalani Tahun Anggaran 2013 dengan anggaran lebih besar dibandingkan sebelumnya. Total pagu APBN 2013 senilai Rp21,95 Triliun berasal dari APBN reguler, program Direktif Presiden, maupun APBN Perubahan. Pada 30 Desember 2013, Ditjen Cipta Karya telah berhasil menyerap 93,54%, atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata capaian unit kerja di lingkungan Kementerian PU lainnya.</p> <p style="text-align: justify;">Capaian Kinerja Ditjen Cipta Karya diarahkan dalam rangka pemenuhan target Rencana Program Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, Pencapaian Millennium Development Goals (MDGs), pemberdayaan masyarakat, serta tertib penyelenggaraan bangunan gedung dan penataan lingkungan.</p> <p style="text-align: justify;">Pelayanan air minum dalam kurun 2010-2013 telah membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan kapasitas 24.574 liter per detik atau melampaui target RPJMN 2010-2014, yaitu sebesar 20.801 liter per detik. Pada tahun 2014 ditargetkan akan membangun 10.113 liter per detik. Jika diukur dari target MDGs tahun 2015 sebesar 68,87%, maka Kementerian PU sudah mencapai 61,8% cakupan air minum untuk masyarakat.</p> <p style="text-align: justify;">Ditjen Cipta Karya juga sudah membangun SPAM di 863 Ibu Kota Kecamatan (IKK) yang juga melampaui target RPJMN sebanyak 820 IKK. Dari capaian ini Ditjen Cipta Karya telah melayani 9.829.600 jiwa. Sementara itu kiprah PU dalam memfasilitasi penyehatan PDAM sejak 2010-2013 telah berhasil merubah status 305 PDAM menjadi sehat dari target 185. Di bidang sanitasi telah dicapai pembangunan sarana dan prasarana sanitasi di 210 kabupaten/kota dari target RPJMN 2010-2014 sebanyak 170 kabupaten/kota. Capaian bidang sanitasi sudah berhasil melayani sekitar 12.406.000 jiwa.</p> <p style="text-align: justify;">Salah satu target pembangunan yang direncanakan akan mampu merealisasikan target RPJMN adalah Rusunawa, yaitu sebanyak 230 Twin Block (TB) yang sudah dibangun. Sedangkan target RPJMN sebesar 250 TB. Tahun depan Ditjen Cipta Karya akan membangun 20 twin block di seluruh Indonesia.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu kinerja Ditjen Cipta Karya dalam rangka penanggulangan kemiskinan dengan pemberdayaan masyarakat diantaranya melalui Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) telah membangun infrastruktur di 11.066 kelurahan (target RPJMN 2010-2013 sebanyak 10.948). Program Pembangunan Infrastruktur di Perdesaan (PPIP) sudah membangun di 31.864 desa, jauh melampaui target RPJMN 8.803 desa. Tahun 2014, PU akan kembali melaksanakan PPIP di 4.650 desa.</p> <p style="text-align: justify;">Di ranah kebijakan, Ditjen Cipta Karya tengah mematangkan penganggaran dan pemrograman Tahun 2014 ke arah pembangunan infrastruktur permukiman berbasis kawasan (entitas). Pendekatan kawasan tersebut perlu didorong untuk merajut berbagai program yang sudah dilakukan Ditjen Cipta Karya menuju pembangunan infrastruktur permukiman di perkotaan dan di perdesaan yang layak huni dan berkelanjutan.</p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Berikut adalah catatat penting sepanjang tahun 2013:</em></strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>14 Januari</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Ditjen Cipta Karya membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rempoa di Kecamatan Pesanggarahan, Jakarata Selatan yang diperuntukkan bagi para pegawai di lingkungan PU. Rusun ini terdiri dari dua twin blok dengan tinggi 10 lantai. Jumlah unit hunian sebanyak 234 unit yang terdiri dari dua tipe, tipe 24 m2 sebanyak 90 unit dan 36m2 sebanyak 144 unit. Rusun ini juga akan dilengkapi dengan lift dengan menerapkan konsep green building.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>18 Januari</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Tanggap Darurat Ditjen Cipta Karya memobilisasi bantuan logistik untuk korban banjir Jakarta. Bantuan tersebut berupa 12 Unit Mobil Tangki Air (MTA), 3 unit toilet mobile, dan 15 buah genset. Sejak tanggal 16 Januari lalu, Ditjen Cipta Karya sudah menempatkan 2 unit MTA dan 1 unit toilet mobile di depan rumah sakit Hermina Kampung Pulo, Jatinegara.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>30 Januari</strong></p> <p style="text-align: justify;">Imam Santoso Ernawi dilantik sebagai Dirjen Cipta Karya baru menggantikan Budi Yuwono yang telah pensiun. Pelantikan dan sertijab dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam acara pelantikan pejabat eselon I, II dan III di Gedung Sapta Taruna Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (30/1). Sebelumnya, Imam S. Ernawi menjabat sebagai Dirjen Penataan Ruang.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>14 Februari</strong></p> <p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya mensosialisasikan Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) atau Community Based Sanitation Development Project yang didanai dari pinjaman Islamic Development Bank (IDB) sebesar USD 100 juta. Bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) mulai tahun 2013-2016. SANIMAS kali ini akan menyasar sekitar 1.800 lokasi yang tersebar di 48 kabupaten/kota yang sudah memiliki Strategi Sanitasi Kota (SSK) di 13 provinsi.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>4 Maret</strong></p> <p style="text-align: justify;">Sebagai tindak lanjut Konsultasi Regional (Konreg) akhir Februari 2013, Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penajaman program 2014 di Batam. Dalam arahannya Imam S. Ernawi menjelaskan, terdapat beberapa hal penting dalam pembangunan Cipta Karya untuk skala kabupaten/kota di 2014. Pertama, kabupaten/kota strategis nasional yang diprioritaskan akan dilakukan penanganan terpadu pengembangan Bidang Cipta Karya (permukiman, PBL, air minum, PLP), baik pada tingkatan spasial kabupaten/kota maupun pada kawasan-kawasan strategisnya; Kedua, pada kabupaten/kota dukungan pemenuhan SPM yang diprioritaskan, akan dilakukan pengembangan kapasitas/pembinaan pembangunan Bidang Cipta Karya untuk percepatan pemenuhan SPM kabupaten/kota, sesuai dengan kebutuhan sektoral yang diperlukan; dan ketiga, program/kegiatan pada tingkatan lingkungan/komunitas bersifat pemberdayaan masyarakat, dengan prioritas pemenuhan pengentasan kemiskinan, MDGs, dan kebutuhan sarana prasarana minimal Bidang Cipta Karya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>21 Maret</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Duta Besar Republik Hungaria untuk Indonesia H. E. Szilveszter Bus, di Jakarta (21/3), membahas potensi kerja sama kedua Negara di bidang infrastruktur pekerjaan umum. Keduanya menindaklanjuti pertemuan formal dua pemimpin Negara sebelumnya di Budapest, Hungaria, untuk meningkatkan kerja sama investasi dan perdagangan, ketahanan pangan dan energi, serta pengelolaan air.</p> <p style="text-align: justify;">Banyak potensi yang bisa dikerjasamakan, kami sedang mengembangkan Sustainable Urban Development melalui green building, green cities, green infrastructure, dan lainnya, kata Djoko Kirmanto.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>22 Maret</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto bertemu dengan Duta Besar Republik Federal Jerman Georg Witschel, Jumat (22/3) di Jakarta, membahas kerjasama dalam hal persampahan dan pengembangan perkotaan. Djoko Kirmanto menawarkan kerjasama dalam hal penanganan pengelolaan sampah padat. Dimana, terdapat lima kota yang akan menjadi sasaran, yaitu Kota Malang, Jambi, Jombang, Pekalongan dan Sidoarjo. Proyek ini diperkirakan menelan dana USD 100 juta.</p> <p style="text-align: justify;">Selain persampahan, kerjasama yang ditawarkan adalah revitalisasi kawasan perkotaan.Terdapat enam kawasan yang menjadi sasaran, yaitu, Pusat Kota Sejarah Bengkulu, Fort Van Den Bosch Ngawi, Sianjur Mula-Mula Toba, Bandaniera Historic Maluku City, Ubud Traditional Village Gianyar Bali dan Fort Orange Ternate.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>4 April </strong></p> <p style="text-align: justify;">Sebanyak 105 pegawai di Lingkungan Ditjen Cipta Karya mengikuti pelatihan Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Bencana bertempat di Jakarta dan Bandung, 4-19 April. Peserta berasal dari perwakilan satker-satker sektor Cipta Karya provinsi seluruh Indonesia yang telah diseleksi dan memenuhi syarat. Sama seperti sebelumnya, dalam pelatihan satgas angkatan kedua ini, Ditjen Cipta Karya bekerjasama dengan Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (PUSDIKPASSUS) Batujajar.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>11 April</strong></p> <p style="text-align: justify;">Gedung baru Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendapatkan sertifikasi Greenship Gold, bersama-sama dengan German Center di Serpong BSD dan Kampus ITSB di Bekasi. Greenship merupakan perangkat tolak ukur bangunan hijau di Indonesia yang disusun oleh Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia). Hal tersebut diumumkan dalam acara Greenright Green Building Expo and conference 2013 yang mengusung tema Sustain and Gain.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>14 April</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto yang dalam hal ini mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI menghadiri dan memberikan sambutan pada acara pembukaan Pameran Internasional Konstruksi, Permesinan dan Pertambangan (BAUMA 2013), Minggu (14/4) yang berlangsung di The Cuvilie Theater, Munich Residenz, Munich, Jerman.</p> <p style="text-align: justify;">Pameran dibuka oleh Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle. Pameran BAUMA 2013 diselenggarakan setiap tiga tahun sekali, diprakarsai oleh Messe Muenchen International, Jerman. Pameran ini akan berlangsung selama tujuh hari yaitu pada 15 21 April 2013.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>18 April</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum turut serta menyemarakkan The 3rd Indonesia Climate Change Education Forum &amp; Expo (ICCEFE) 2013 yang digelar di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), 18-21 April 2013. ICCEFE 2013 adalah ajang bertukar informasi tentang isu-isu perubahan iklim lewat dunia pendidikan. Sejumlah diskusi yang dilakukan akan berfokus pada perubahan iklim berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Memasuki gelarannya yang ketiga, ajang yang digagas oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) ini menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menarik.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>15 April </strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya berkeinginan untuk menjalin kerjasama bidang Cipta Karya dengan Walikota Berlin, Jerman. Kerjasama meliputi peningkatan kinerja pengelolaan sampah di Indonesia, penataan kota, penyediaan air minum, serta pengelolaan sumber air baku untuk perkotaan. Hal itu diungkapkan Dirjen Cipta Karya Imam S. Ernawi saat berkunjung ke Kantor Walikota Berlin, 16 April 2013, dalam rangkaian Pameran Internasional Konstruksi, Permesinan dan Pertambangan (BAUMA 2013), 15 21 April 2013 di Munich, Jerman.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>18 April</strong></p> <p style="text-align: justify;">Pemerintah Hungaria menegaskan kesiapannya perihal pendanaan pinjaman pembangunan sarana air minum di Indonesia melalui kegiatan Small scale Water treatment plant. Saat ini proses pinjaman sudah masuk ke tahap permohonan persetujuan dari Menteri Urusan Ekonomi Hungaria. Hal itu diungkapkan pihak Menteri Urusan Ekonomi Hungaria kepada Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto beserta rombongan di hari kelima kunjungannya di Jerman dan Hungaria, di Kantor Kementerian Ekonomi Pemerintah Pusat Hungaria, di Budapest 18 April 2013. Kedua pihak membahas keinginan pihak indonesia untuk bekerjasama dengan Hungaria untuk pembangunan kota, pelestarian bangunan bersejarah, penyediaan air minum, dan pengelolaan air limbah serta pengelolaan sampah.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>24 April</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meresmikan delapan infrastruktur PU bidang Cipta Karya yang berada di Provinsi Sumatera Barat. Peresmian secara simbolis dilakukan di Rusunawa Sawahlunto yang terletak di Kelurahan Durian II, Kecamatan Baringin, Kota Sawahlunto, Rabu (24/4). Delapan infrastruktur yang diresmikan tersebut yaitu; Rusunawa Sawahlunto dan Rusunawa Purus Kota Padang yang telah menampung 366 KK, SPAM Kandi Sawahlunto, SPAM IKK Koto Parik Gadang Diateh Kab. Solok Selatan dan SPAM Kampia Tabu Karambia Kota Solok yang menyalurkan air ke 10.500 jiwa, TPA Regional Kota Kota Payakumbuh dengan daya tampung 458 m3 perhari, Kolam Retensi Cimpago Kota Padang mampu menampung 100 m3 dan Gedung PIP2B Sumbar di Kota Padang.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>1 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Sebanyak 113 kabupaten/kota mendapatkan pendampingan penyusunan dokumen Strategi Pembagunan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan (SPPIP) 42 kabupaten dan Rencana Pembangunan Kawasan Permukiman Prioritas (RPKPP) 71 kabubaten oleh Ditjen Cipta Karya di tahun 2013 ini. Dengan begitu, sejak 2010 hingga 2013 total 401 kabupaten telah mendapat pendampingan.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>2 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di lima kota Indonesia yang merupakan pinjaman dari Pemerintah Jerman senilai USD 100 juta siap dilaksanakan. Hal tersebut dapat terlaksana setelah dilakukan penandatanganan dua dokumen perjanjian yaitu, Loan Agreement antara Pemerintah Indonesia diwakili oleh Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Robert Pakpahan dengan Pemerintah Jerman oleh CEO Kreditantstalt fur Wiederaufbau (KfW) Ulrich Schroder serta dokumen Seperate Agreement antara Kemen PU yang diwakili oleh Dirjen Cipta Karya Imam Ernawi , Kemenkeu oleh Dirjen Pengelolaan Utang dan CEO KfW di Gedung Fran Seda Kemenkeu, Kamis (2/5). Lima kota yang akan dibangun TPA tersebut adalah Malang, Jambi, Jombang, Sidoarjo dan Regional Pekalongan.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>5 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) mensinergikan Gerakan Indonesia BerSeRRi (GIB) dengan kampanye perubahan perilaku sanitasi yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum. Sinergi tersebut ditandai dengan pemancangan papan slogan GIB di SDN 20 Pontianak dan SMP Santo Petrus Pontianak oleh Ibu Lies Djoko Kirmanto bersamaan dengan digelarnya pemilihan Duta Sanitasi 2013 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (5/5). GIB dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2012 lalu dan dilaksanakan secara nasional untuk mewujudkan Indonesia yang Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan, Rapi, dan Indah.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>7 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto membuka Seminar dan Pameran Indonesia Water Forum 2013 di Jakarta Convention Center, Selasa (7/5). Kedua acara tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Air Dunia (HAD) XXI. Dalam sambutannya, Djoko Kirmanto mengatakan tantangan terbesar yang sedang dan akan terus dihadapi adalah pemenuhan kebutuhan dasar berupa penyediaan pangan, energi dan air yang semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk, perubahan lingkungan dan iklim.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>15 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Para pejabat dan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum menyambut antusias ajang Pecha Kucha yang diselenggarakan di Ruang Sapta Taruna (15/5). Pada Pecha Kucha perdana ini, Ditjen Cipta Karya menjaring konsep Peringatan Hari Habitat Dunia 2013.</p> <p style="text-align: justify;">Pecha Kucha adalah forum presentasi yang berasal dari Jepang di bidang seni, desain, dan arsitektur yang dikemas sederhana dengan teknik 20 slide tayangan dalam 20 detik. Ditjen Cipta Karya berencana menggelar Pecha Kucha setiap bulan dengan tema-tema yang dibawakan berkaitan dengan inovasi, teknologi, rancangan pengembangan dan hasil pembangunan, hot topic dan lain-lain di bidang Cipta Karya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>15 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Ditjen Cipta Karya akan melakukan pendampingan terhadap 51 kabupaten/kota dari 15 provinsi untuk menyusun Perda Bangunan Gedung tahun 2013 ini. Program pendampingan ini diberikan bagi kabupaten/kota terpilih yang belum memiliki Perda Bangunan Gedung. Program fasilitasi dilakukan dalam konteks penyempurnaan rancangan perda bangunan gedung dan percepatan proses legislasi dari Raperda yang telah tersedia.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>16 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum merencanakan Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum (P4-IPU) dalam rangka kompensasi perubahan besaran subsidi BBM tahun 2013. Dari tiga program, dua diantaranya adalah bidang Cipta Karya yang membutuhkan biaya sebesar Rp 4 Triliun. Tiga program tersebut adalah Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Permukiman (P4-IP), Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan SPAM (P4-SPAM), dan Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur SDA (P4-ISDA).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>28 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghibahkan 14 twin blok (TB) Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) senilai Rp 191,57 miliar kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Setelah menerima hibah, Pemprov DKI bertugas memelihara dan mengoperasikannya dengan biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Prov DKI Jakarta.</p> <p style="text-align: justify;">Penandatanganan penyerahan hibah dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU Agoes Widjanarko, Dirjen Cipta Karya Imam S Ernawi dan Sekretaris Daerah Prov DKI Jakarta Wiryatmoko. Rusunawa yang dihibahkan tersebut adalah, 2 Twin Block (TB) Rusunawa di Marunda, 4 TB Rusunawa di Penggilingan Cakung, 6 TB Rusunawa di Komaruddin Cakung dan 2 TB Rusunawa di Kebon Nanas Cipinang. Sementara 5 TB Rusunawa yang belum dihibahkan yaitu 3 TB di Marunda dan 2 TB di Cakung Barat.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>29 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengukuhkan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Perdesaan Tirta Nusantara Lestari. Pengukuhan dilakukan usai membuka Rapat Koordinasi Nasional program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat tahap dua (PAMSIMAS II), di Jakarta, Rabu (29/5). Forum Asosiasi SPAMS Perdesaan beranggotakan asosiasi SPAMS dari 102 kabupaten/kota dan 1 provinsi (Sumatera Selatan), dan diketuai oleh Sardi.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>29 Mei</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya secara resmi memulai Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) tahap kedua dengan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta, Rabu 29 Mei 2013. Program PAMSIMAS II akan dilaksanakan secara menyeluruh di 32 Provinsi dengan sasaran 219 kabupaten/kota. Pada tahap awal di tahun 2013 ini, PAMSIMAS II akan dilaksanakan di 96 Kabupaten /Kota yang sudah siap. Sedangkan untuk 123 kabupaten/kota lainnya sedang dalam proses persiapan, dan diharapkan tahun 2014 sudah dapat dimulai pembangunan fisiknya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>24 Juni</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto secara resmi membuka rangkaian Jambore Sanitasi 2013, Senin (24/6) di Ancol Jakarta. Jambore Sanitasi 2013 atau yang ke lima ini diikuti sekitar 198 siswa/i SMP dari 33 provinsi. Tema yang diusung pada Jambore Sanitasi 2013 adalah "Bersama Kita Peduli Sanitasi dan Air Minum."</p> <p style="text-align: justify;"><strong>26 Juni</strong></p> <p style="text-align: justify;">Aksi 2500 anak SD dan SMP se Jakarta menggunakan topi daur ulang yang diselenggarakan dalam rangka Gema Indonesia Peduli Sanitasi (GIPS) yang diadakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) di Eco Park Ancol pagi ini, Rabu (26/6), masuk rekor Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia). Pemecahan rekor Muri tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Jambore Sanitasi Nasional 2013.</p> <p style="text-align: justify;">Penyerahan piagam rekor penggunaan topi daur ulang terbanyak tersebut, oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Menteria Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Ketua SIKIB Ratna Djoko Suyanto.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>28 Juni</strong></p> <p style="text-align: justify;">Ibu Negara Ani Yudhoyono didampingi Ibu Herawati Boediono dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto serta Ketua SIKIB Ratna Djoko Suyanto mengukuhkan pemenang Duta Sanitasi Nasional 2013 di Istana Negara, Jumat pagi (28/6). Bella Puspita asal Provinsi Jawa Timur berhasil menjadi Duta Sanitasi Nasional 2013. Diikuti oleh Yogeswari Sista juga dari Jawa Timur sebagai juara II, Aisah Anindita dari Sumut sebagai juara III. Sementara juara Harapan I oleh Natania Vira dari Jawa Tengah dan Aurelia Christania asal DKI Jakarta sebagai juara Harapan II. Pengumuman pemenang tersebut dibacakan oleh Dirjen Cipta Karya Imam Ernawi.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>3 Juli</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyambut baik Pameran &amp; Forum Indowater 2013 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta pada 3-5 Juli 2013, dan mengharapkan agar di masa datang pameran dan forum itu diperluas menjadi "Indonesia International Water Week" (I2WW). "Berbagai kegiatan pameran, forum dan seminar mengenai air minum dan sanitasi itu akan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki peran yang aktif di bidang air minum dan sanitasi di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara, serta kontribusi yang lebih signifikan dalam kerja sama ASEAN di bidang air minum dan sanitasi," katanya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>3 Juli</strong></p> <p style="text-align: justify;">Korban gempa bumi di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah sudah mendapatkan bantuan air bersih dari Satgas Tanggap Darurat Bencana Alam Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum. Bantuan didatangkan dari Depo Medan, Kamis (4/7) berupa 20 Hidran Umum (HU) masing-masing 10 unit untuk Aceh Tengah dan 10 unit untuk Bener Meriah. Bantuan tersebut sekaligus akan melengkapi bantuan yang datang sebelumnya, Rabu (3/7), yaitu berupa 2 unit Mobil Tangki Air (MTA) yang ditempatkan di RSUD Bener Meriah dan 20 unit HU.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>5 Juli</strong></p> <p style="text-align: justify;">Dirjen Cipta Karya Imam Ernawi menerima kunjungan perwakilan dari Pemerintah Kerajaan Swedia Michael Hagman di Ruang Rapat Ditjen Cipta Karya, Jumat (5/7). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Swedia dalam rangka kerjasama pembangunan kota berkelanjutan dengan konsep Green City akhir Mei lalu. Imam Ernawi menyambut baik tawaran dari pihak Swedia, menurutnya saat ini Ditjen Cipta Karya juga sedang mengarahkan pembangunan dengan konsep green city, baik itu dalam bidang persampahan, air, limbah maupun permukiman.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>15 Juli</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menetapkan kelompok yang dipimpin Aninditha N. Sunartio sebagai Juara I Sayembara Proyek Desain Arsitektur Rusunawa Jatinegara Barat, Senin (15/7), di Ruang Sapta Taruna. Mereka berlima mengalahkan 42 kontestan lain dan berhak atas hadiah Rp 200 juta dan karyanya akan menghiasi wajah Ibukota Jakarta.</p> <p style="text-align: justify;">Juara II dimenangkan oleh Irina Kencana Sari dan Sandi Yudha dengan nomor pendaftaran RJB-004. Sedangkan Juara III berhak didapatkan Toton Suhartanto dan kawan-kawan dengan nomor pendaftaran RJB-040. Mereka berhak atas hadiah masing-masing Rp 100 juta dan Rp 50 juta.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>17 Juli</strong></p> <p style="text-align: justify;">Sedikitnya 66 kabupaten/kota di Indonesia menandatangani Perjanjian Penerusan Hibah (PPH) Program Hibah Air Minum bantuan dari Pemerintah Australia, Rabu (17/7) di Hotel Borobudur Jakarta. Jumlah dana Hibah Air Minum bantuan Australia melalui AusAID Tahap II sebesar AUD$ 90 Juta dengan target pemasangan SR sekitar 300 ribu unit Sambungan Rumah (SR) air minum untuk masyarakat miskin di perkotaan.</p> <p style="text-align: justify;">Penandatangan dilakukan antara 66 kepala daerah penerima dengan pihak penerus hibah, yakni Direktur Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowiryono, disaksikan oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Imam S. Ernawi dan Chief of Operation AusAID Mat Kimberley.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>24 Juli</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya akan menjalin komitmen dengan 171 kabupaten/kota yang termasuk Kawasan Strategis Nasional (KSN) dalam keterpaduan program. Mulai tahun 2014 mendatang, keterpaduan program bidang Cipta Karya difokuskan pada kawasan strategis kabupaten/kota. Direktur Bina Program, Antonius Budiono, mengungkapkan, 171 kabupaten/kota tersebut diantaranya 35 kabupaten/kota berada di wilayah Kalimantan-Bali-Nusa Tengara (Kalibanustra), 25 kabupaten/kota di wilayah Sulawesi dan 24 kabupaten/kota di wilayah Timur (Maluku-Papua).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>1 Agustus</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satgas Tanggap Darurat Bencana Direktorat Jenderal Cipta Karya sampai hari ini ini, 1 Agustus 2013, telah mengoperasikan 3 unit Mobil Tangki Air (MTA), 16 Hidran Umum (HU), dan 20 unit WC Knock Down untuk korban banjir akibat jebolnya Bendungan Way Ela di Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.</p> <p style="text-align: justify;">Informasi tersebut didapat dari laporan Satgas Tanggap Darurat Bencana per 1 Agustus 2013 yang diterima redaksi. Hingga saat ini mereka bersama Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum (PKPAM) dan Satker Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) Provinsi Maluku sudah memobilisasikan peralatan dan logistik dari Depo Provinsi Maluku sebanyak 4 unit MTA (1 unit dari Maluku Tengah), 10 unit HU kapasitas 1 m3, 40 HU kapasitas 2 m3, 60 unit WC knock down, 1 water treatmen, dan 1 dump truck.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>12 Agustus</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Bencana Direktorat Jenderal Cipta Karya telah menyalurkan bantuan untuk korban erupsi Gunung Rokatenda, di Pulau Palue Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Bantuan berupa 1 unit Mobil Tangki Air, 20 unit Hidran Umum, dan 20 unit WC yang dimobilisasi dari Depo Surabaya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>22 Agustus</strong></p> <p style="text-align: justify;">Disela-sela peresmian Jalan Lintas Selatan (JLS) Pacitan-Sidomulyo, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto berkesempatan meninjau Rusun Wisma Atlet dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kompleks Gelanggang Olah Raga (GOR) Pacitan serta melihat SPAM IKK Maron di Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan, Kamis (22/8).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>14 September</strong></p> <p style="text-align: justify;">Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) mengunjungi sejumlah infrastruktur pendukung Sail Komodo 2013 di Kampung Tengah, Kecamatan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (14/9) usai membuka Sail Komodo 2013. Presiden SBY yang juga didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, mendapat penjelasan dari Wakil Menteri PU Hermanto Dardak mengenai kondisi Kampung Tengah yang sebelumnya merupakan kawasan kumuh, dan saat ini telah mendapatkan peningkatan kualitas lingkungan permukiman oleh Ditjen Cipta Karya. Dardak yang didampingi Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi mengatakan, untuk mendukung Sail Komodo 2013 dan mempercepat pembangunan simpul-simpul ekonomi dan pariwisata Nusa Tenggara Timur, Kementerian PU sudah membangun sejumlah infrastruktur PU dan permukiman di kawasan strategis nasional tersebut.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>16 September</strong></p> <p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum terus menjaring minat pihak perusahaan untuk menyalurkan program Coorporate Social Responsibility (CSR) di bidang infrastruktur permukiman (Cipta Karya). Pada tahun 2013 ini, kerjasama multipihak bidang Cipta Karya antara sektor pemerintah dengan pihak swasta sedang dirintis oleh PT Pertamina dan PT Semen Tonasa.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>19 September</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satgas Bencana Alam Direktorat Jenderal Cipta Karya membantu tanggap darurat ke lokasi bencana alam akibat erupsi Gunung Sinabung Sumatera Utara yang terjadi Minggu (19/9). Peralatan yang dikirim kelokasi bencana tersebut berupa 1 mobil tangki air, 10 hidran umum, 10 wc knockdown, 1 unit dump truck kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Danis H Sumadilaga, Senin (16/9) di Jakarta.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>24 September </strong></p> <p style="text-align: justify;">Sedikitnya 87 kabupaten/kota sudah diidentifikasi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum untuk menjadi fokus keterpaduan program pembangunan Cipta Karya pada 2014. Mereka termasuk dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan memiliki Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).</p> <p style="text-align: justify;">Kita akan keroyok ramai-ramai entitas di 87 kabupaten/kota dengan kegiatan air minum, sanitasi, pengembangan permukiman, dan penataan bangunan dan lingkungan. Selain fisik, kita juga akan kawal non fisiknya, tutur Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi saat memberikan arahan pada Penelitian RKAKL Ditjen Cipta Karya 2014, di Jakarta (24/9).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>2 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto membuka World Toilet Summit 2013 di Solo, Jawa Tengah pada Rabu (2/10). Acara yang diikuti 20 negara tersebut, membahas isu-isu sanitasi dan kesehatan toilet yang merupakan masalah global. "Penyelenggaraan World Toilet Summit ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses sanitasi termasuk unsur toilet," ungkap Djoko Kirmanto.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>3 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri menjadi contoh bagi keberhasilan Indonesia dalam menjangkau dan memberdayakan akar rumput. Oleh sebab itu saya merasa dekat dengan PNPM ini, saya harapkan kabinet yang akan datang akan meneruskan dan meningkatkan program ini, tutur Wakil Presiden RI Boediono saat membuka Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta Convention Center (JCC) (3/10). Boediono mengatakan bahwa program ini telah teruji waktu, hal ini disebabkan Karena mekanismenya bagus selain itu juga sasarannya juga tepat.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>4 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Imam S. Ernawi, Jumat (4/10) meluncurkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Program Hibah Air Minum dan Sanitasi berbasis website. SIM tersebut sebagai media informasi dan pelaporan yang cepat, tepat, dan akurat dari tingkat kabupaten/kota, propinsi, dan Pusat.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>9 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Dalam kunjungan kerjanya ke Budapest, Djoko Kirmanto menyaksikan penandatanganan Frame Agrement (FA) Ibukota Kecamatan (IKK) Water Supply Program and Small Water Treatment Plant For Water Scarcity Area. Kesepakatan ini merupakan pinjaman Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Hungaria dengan pagu sebesar USD 50 juta, untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah di 30 IKK yang tersebar di Jawa dan Sumatera, dengan peruntukan bagi kawasan yang belum memiliki Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), kawasan rawan air yang air tanah dangkalnya tidak dapat dimanfaatkan (asin/payau, berwarna, gambut, keruh, dan tercemar) sehingga dapat menyelesaikan permasalahan utama masyarakat tentang ketersediaan dan kebutuhan air minum.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>16 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan sejumlah infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jawa Timur (Jatim) meliputi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sembilan Ibukota Kecamatan (IKK), rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di dua lokasi dan jalan lintas selatan di Jawa Timur.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu, untuk mendukung sektor wisata di Pacitan, Kementerian PU memberikan dukungan terhadap pengembangan Kawasan Goa Gong dan Pengembangan Kawasan GOR Pacitan. Kawasan GOR Pacitan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan fasilitas olah raga, kesenian, dan aktivitas publik lainnya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>17 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Dalam kunjungannya ke Pacitan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu beserta sejumlah Menteri KIB II, mengunjungi salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Pacitan yaitu Goa Gong.</p> <p style="text-align: justify;">Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU Imam S. Ernawi, menjelaskan kepada Presiden SBY bahwa untuk mengatasi ancaman kelestarian Goa Gong maka diupayakan dengan pembagian zona tingkatan konservasi yaitu zona inti, zona penyangga, dan zona pengembangan terbatas.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>18 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi kerjasama pemerintah dan masyarakat dalam membangun Hunian Tetap (Huntap) untuk warga terdampak erupsi Gunung Merapi. Dia juga berpesan kepada masyarakat agar menjaga rumah beserta prasarana dan sarana lainnya yang sudah dibangun dengan baik.</p> <p style="text-align: justify;">Hal itu disampaikan Presiden saat berdialog dengan warga penghuni Huntap Pagerjurang, Desa Kepuharjo, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (18/10). Presiden didampingi Ibu Ani Yudhoyono, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubowono X, Bupati Sleman Sri Purnomo, sejumlah menteri KIB II, Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Imam S. Ernawi, dan jajaran lainnya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>21 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Sebanyak 124 kabupaten/kota resmi bergabung dalam program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahap II, melalui acara Sosialisasi Program Pamsimas II bagi Provinsi dan Kabupaten/Kota Baru Tahun Anggaran 2013.</p> <p style="text-align: justify;">Dana untuk Program Pamsimas II ini sebesar US$258,03 juta akan dibiayai dari Rupiah Murni sebesar US$114,13 juta, Pinjaman Bank Dunia sebesar US$99,9 juta, dan Hibah Pemerintah Australia sebesar US$44 juta. Pamsimas II memiliki target sasaran 5.000 desa dengan waktu pelaksanaan mulai tahun 2013 ini sampai dengan 2016.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>24 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Mulai hari ini (24/10), Indonesia menggelar puncak peringatan Hari Habitat Dunia 2013 dengan tema Kota untuk Semua. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Sekretariat Nasional Indonesia, dan Kementerian Perumahan Rakyat menyelenggarakan rangkaian kegiatan berupa Seminar Tematik, Lomba Foto, Kunjungan Lapangan ke Kawasan Kota Tua Jakarta, Funbike dan Hiburan Rakyat.</p> <p style="text-align: justify;">Acara ini diselenggarakan dari tanggal 24-27 Oktober 2013 di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Acara digelar sebagai acara pamungkas dari berbagai kegiatan yang telah digelar oleh Kementerian PU mulai dari 7 Oktober lalu.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam pidato pembukaannya, Djoko Kirmanto, Menteri Pekerjaan Umum, untuk mewujudkan Kota untuk Semua, maka kita perlu meningkatkan kepedulian terhadap berbagai fenomena mutakhir pembangunan perkotaan. Fenomena pertama adalah urbanisasi yang semakin meningkat secara global di berbagai Negara, yang juga dialami oleh kota-kota di Indonesia.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>26 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum yang diwakili Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S Ernawi Sabtu sore (26/10) di Jakarta, menerima kunjungan delegasi Bisnis dan Media Swis yang dipimpin oleh Federal Councillor Mr. Johan Schneider Amman. Kunjungan rombongan tersebut untuk melakukan pertemuan guna membahas dan membantu Indonesia mengenai Green Building Nasional dan menghentikan gas rumah kaca, ujar Imam.</p> <p style="text-align: justify;">Imam Ernawi mengatakan, anggota Grup Bank Dunia, mendukung Kementerian di Indonesia Pekerjaan Umum dalam memperluas inisiatif green building untuk kota-kota di seluruh Indonesia. Upaya bersama ini, didukung oleh pemerintah Swiss dengan tujuan untuk mengurangi emisi karbon dan konsumsi energi bangunan, sumber daya air untuk mengurangi gas rumah kaca dan penghematan biaya usaha.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>30 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Penataan Bangunan (PBL) Direktorat Jenderal Cipta Karya terus melakukan pendampingan terhadap Pemerintah Daerah dalam penyusunan Peraturan Daerah tentang Bangunan Gedung (Perda BG). Pemerintah mentargetkan hingga 2015 semua Pemda memiliki Perda BG. Hingga saat ini baru ada 182 Pemda (36%) yang memiliki Perda BG.</p> <p style="text-align: justify;">Hal itu ditegaskan Direktur PBL Guratno Hartono kepada wartawan dalam konferensi pers di Jakarta (30/10). Pemda masih belum menganggap urgent, padahal dengan Perda tersebut bisa menjamin keandalan bangunan gedung di daerahnya, tukas Guratno.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>31 Oktober</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum terus berupaya memperluas pengembangan teknologi pengolahan air laut untuk menghasilkan air bersih dan air minum, terutama di daerah-daerah terpencil dan pulau terluar yang tidak memiliki sumber air baku. Direktur PAM, Danny Sutjiono, mengatakan itu saat menjawab pertanyaan wartawan pada jumpa pers bersama para pemenang AMPL Award 2013 di sela-sela penutupan Konferensi Sanitasi &amp; Air Minum (KSAN) 2013 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (31/10).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>1 November</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya terus memfasilitasi kesiapan program peningkatan empat Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah agar dapat diusulkan ke dalam Green Book atau Daftar Rencana Prioritas Pinjaman Luar Negeri. Program tersebut siap dibiayai oleh pinjaman Bank Dunia dan menyasar beberapa TPA, yaitu Kartamantul (Yogyakarta, Sleman, dan Bantul) Provinsi D.I Yogyakarta, TPA Manado, TPA Balikpapan, dan TPA Tangerang.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>4 November</strong></p> <p style="text-align: justify;">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta penataan interior Balai Kirti (Hall of Fame) Istana Kepresidenan Bogor dapat menampilkan peristiwa penting dan bersejarah setiap masa kepemimpinan Presiden Republik Indonesia. Karena itu SBY meminta penataan tersebut dilakukan usai rampungnya konstruksi, yaitu April 2014, hingga menjelang diresmikan pada Juli 2014.</p> <p style="text-align: justify;">Hal itu dikemukakan kepada Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi beserta anggota Kabinet Indonesia Bersatu II, usai rapat terbatas di Istana Bogor (04/11). Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum sedang melaksanakan pembangunan Balai Kirti secara multiyears contract dengan nilai kontrak induk senilai Rp58,7 miliar. Hingga saat ini konstruksi sudah memasuki tahap pekerjaan tanah dan pondasi.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>6 November</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Rabu (06/11), melakukan peletakkan batu pertama (groundbreking) pembangunan Rumah Susun (Rusun) Asrama Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Kinanti 2 dan 3 sebanyak dua twin block (TB) senilai Rp26 miliar. Rusun asrama tersebut memiliki kamar tipe 24, dan berjumlah sebanyak 198 unit.</p> <p style="text-align: justify;">Kedua twin blok Rusunawa di kawasan pendidikan UGM diharapkan dapat menjadi bagian dari penyelesaian permasalahan permukiman bagi mahasiswa UGM. Rusun Kinanti 2 dan 3 ini merupakan rusun ketiga dan keempat yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum di Kampus Biru UGM, dimana dua blok sebelumnya sudah dihuni dan dikelola dengan baik, bahkan status asetnya pun sudah dialihkan kepada Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>6 November</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meresmikan infrastruktur bidang Cipta Karya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) senilai Rp27 Miliar. Infrastruktur tersebut antara lain empat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan total kapasitas 60 liter per detik, dan Penataan dan Revitalisasi Kawasan Pasar Ngasem Kota Yogyakarta.</p> <p style="text-align: justify;">Peresmian dilakukan Menteri PU secara simbolis dengan penandatangan prasasti usai melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Susun (Rusun) Asrama Mahasiswa UGM di Kinanti, Barek, Rabu (6/11). Menteri PU didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Sleman Sri Purnomo, Rektor UGM Pratikno, Dirjen Cipta Karya Imam S. Ernawi, dan Dirjen Tata Ruang Basoeki Hadimoeljono.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>6 November</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum memfasilitasi penandatanganan kerjasama program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam (Persero) Tbk, untuk penyediaan infrastruktur bidang Cipta Karya di Kabupaten Muara Enim. Penandatanganan dilakukan di Muara Enim, Rabu (6/11).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>14 November</strong></p> <p style="text-align: justify;">Perlindungan terhadap lingkungan harus menjadi prioritas dalam menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan mengintegrasikan modal sosial, ekonomi dan lingkungan yang sudah lama dikenal dan diterapkan Kementerian Pekerjaan Umum dengan nama Tribina atau Tridaya. Namun pada praktiknya, pembangunan di Indonesia banyak diwarnai modal ekonomi.</p> <p style="text-align: justify;">Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Imam S. Ernawi, saat membuka Seminar Prospek Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Perkotaan Berkelanjutan di Indonesia, Jakarta (14/11).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>5 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menjelaskan kemajuan pelaksanaan Direktif Presiden di bidang infrastruktur permukiman di empat kabupaten di Pulau Madura. Meskipun sempat terhambat dengan revisi DIPA, namun Kementerian PU optimistis akhir tahun 2013 dapat menyelasaikan semua paket pekerjaan tersebut.</p> <p style="text-align: justify;">"Semua Direktif Presiden sudah kita kontrakan, Insya Alah bisa selesai akhir Desember," ucap Djoko Kirmanto kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Pamekasan, Jawa Timur pada Kamis (5/12).</p> <p style="text-align: justify;">Direktif Presiden Percepatan Pengembanan Madura mengalokasikan dana pembangunan infrastruktur permukiman (Cipta Karya) sebesar Rp41,34 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK), Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS), Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP), dan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>5 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya akan melakukan penataan kawasan pulau Gili Iyang di Sumenep Jawa Timur pada tahun depan. Penataan Gili Iyang diperlukan untuk merealisasikan pulau tersebut sebagai lokasi wisata kesehatan.</p> <p style="text-align: justify;">Direktur Jenderal Cipta Karya, Imam S. Ernawi usai mengikuti kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (6/12) menjelaskan penyusunan masterplan penataannya akan dilakukan bersama-sama dengan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Gili Iyang sendiri dikenal sebagai pulau yang memiliki udara bersih dan kadar oksigen yang tinggi.</p> <p style="text-align: justify;">"Kita ingin supaya pulau dengan luas 900 hektar ini dapat ditata dengan baik. Pemerintah akan banyak masuk secara sektoral. Bagaimana perbaikan rumahnya, sarana dan prasarananya," ungkap Imam.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>15 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum saling bahu bersama lainnya mensukseskan Puncak Peringatan Hari Nusantara 2013 di Pantai Talise Kota Palu (15/12). Kiprah Cipta Karya antara lain merias Pantai Talise dengan membangun prasarana dan sarana dasar (PSD) Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pemenuhan akses air minum.</p> <p style="text-align: justify;">Pembangunan PSD RTH dilakukan sejak 2010-2013 oleh Satuan Kerja (Satker) Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Sulawesi Tengah. Pekerjaan tahun 2013 dengan nilai kontrak Rp 3 Miliar berhasil dibangun PSD RTH Kawasan Pantai Talise seperti pembuatan plaza, panggung terbuka, lantai taman, listrik dan lampu taman, bangku taman, dan lain-lain. Selain itu ada penambahan penanaman vegetasi esksiting, areal paving, pembuatan atap pergola, penataan pedestrian, perbaikan prasarana dan sarana RTH di kawasan Pantai Talise.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>16 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum mengadakan Media Gathering dengan para jurnalis dari media cetak nasional dan lokal pada 16-17 Desember 2013 di Yogyakarta. Hadir dalam kegiatan ini adalah Direktur Jenderal Cipta Karya didampingi para direktur di lingkungan Ditjen Cipta Karya, serta pejabat di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DI Yogyakarta.</p> <p style="text-align: justify;">Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya Antonius Budiono menjelaskan, acara ini digelar untuk meningkatkan pemahaman media massa terhadap peran Ditjen Cipta Karya dan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>16 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan para juara Sayembara Desain Prototipe Bangunan Tempat Evakuasi Sementara (Temporary Evacuation Shelter/TES). Juara Pertama atas nama kelompok yang terdiri dari Robi Aria Samudra, Alexander Octa Kusumawardhana, Jaka Nur Sukma, Geri Dwi Samudra, dan Fetrada Nady Satria.</p> <p style="text-align: justify;">Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jenderal Cipta Karya, Imam S. Ernawi, pada Senin (16/12) di Yogyakarta. Juara Kedua dimenangkan oleh Galih Winastwan dan Djehovan Dhira, sedangkan Juara Ketiga atas nama Robert Hutagalung dan Mufti Pamungkas.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>16 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum terus berupaya mengimplementasikan konsep bangunan hijau (green building), salah satunya melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA). Tahun ini, Direktorat Jenderal Cipta Karya mengadakan lomba desain bangunan dan tata letak IPA untuk mendapatkan acuan dalam perencanaan IPA. Berikut adalah para pemenangnya.</p> <p style="text-align: justify;">Dari kategori Ketersediaan Lahan Standar (50m x 80m), Juara I, 2, dan 3 berturut-turut didapuk Sugeng Triyadi, Agung Radityo Adhi, dan Galeh NPP. Sementara di kategori Ketersediaan Lahan Minimal (50m x 40m), Juara I, 2, dan 3 masing-masing diraih oleh Rahmat Ramdhani F., Andi Harahap, dan Ahiska Ghulam Madia.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>20 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meminta gagasan rancangan pengembangan kawasan Kelok Sembilan ditindaklanjuti dengan penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang detail untuk mengantsipasi pengunjung yang membludak nantinya. Misalnya, untuk mengurangi kesemrawutan, rest area bisa dibangun di perkampungan sebelum jembatan.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>27 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang, Akihiro Ohta menyatakan keseriusannya untuk mendukung pengembangan infrastruktur sistem pengelolaan air limbah terpusat (Sewerage System Development Project) DKI Jakarta. Dukungan Akihiro disampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto beserta jajarannya di kantor Kementerian PU, Jumat (27/12).</p> <p style="text-align: justify;">"Sewerage (pengelolaan air limbah terpusat, red) di Jakarta sudah kita susun master plan untuk pengembangan air limbah domestik di 15 zona. Kami menganggap penting masalah ini dan perlu segera dibangun di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, tutur Djoko Kirmanto.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>30 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, hari ini (30/12) melakukan Ground Breaking atau pencanangan pembangunan Rusunawa Jatinegara Barat di Provinsi DKI Jakarta yang nantinya diperuntukan bagi masyarakat yang saat ini tinggal di bantaran Sungai Ciliwung.</p> <p style="text-align: justify;">Kementerian PU akan memulai pembangunan 2 menara lagi di Jatinegara Barat ini, masing-masing 16 lantai. Jumlah hunian yang ada di menara 1 sebanyak 280 unit dan menara 2 sebanyak 266 unit sarusun, Keseluruhan unit hunian tersebut akan diperuntukkan bagi masyarakat yang kini tinggal di bantaran sungai Ciliwung khususnya pada segmen Kampung Melayu sampai Manggarai, kata Djoko Kirmanto saat memberikan sambutan.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>31 Desember</strong></p> <p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya berhasil menyerap Rp 20,5 triliun atau 93,54% dari pagu Rp22 triliun Tahun Anggaran 2013 status tanggal 30 Desember 2013. Capaian ini banyak dipengaruhi tambahan pagu dari APBN Perubahan yang berasal dari program kompensasi BBM.</p> <p style="text-align: justify;">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, DIPA program pengalihan kompensasi BBM baru diterima September 2013 dan dilaksanakan lelangnya pada Oktober-November 2013. Di bidang Cipta Karya, program tersebut berupa Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Permukiman (P4IP) dan Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (P4SPAM). (bcr)</p>